Wilistra mengatakan pihaknya melakukan upaya pemadaman bekerja sama dengan Polda Riau dan Tim Manggala Agni. ’’Karena telah turun hujan titik api di kawasan itu sudah padam,’’ujar Dr Wilistra Dany sebagaimana ditulis riau.go.id.
Selain Teso Nilo dan Pelalawan kebakaran lahan juga terjadi di Kuala Cenaku, perbatasan Inhu-Inhil. Lahan yang terbakar di kawasan ini mencapai ribuan hektar. Di duga lahan itu sengaja dibakar untuk membuka lahan perkebunan. sekarang kasus ini sedang diusut BKSDA bersama Polda Riau.
Lahan yang terbakar itu merupakan lahan HPH PT SRT dan PT NM di Pelalawan. ’’Masalah ini sedang diselidiki bersama dan sudah dilaporkan ke Menhut RI MS Kaban,'' ujar Dr Wilistra Dany.
Selain itu Wilistra mengklaifikasi luas lahan yang terbakar di kawasan Taman Nasional Teso Nilo (TNTN). Menurutnya yang terbakar luasnya 100 - 200 hektar. Tidak seperti digembar-gemborkan mencapai ribuan hektar. "Fakta di lapangan setelah tim turun, kawasan TNTN hanya terbakar sekitar 100 hingga 200 hektare di sebelah timur. Yang paling luas terbakar adalah kawasan hutan HPH PT SRT dan PT NM," jelasnya.
RIBUAN HEKTARE KAWASAN HPH TERBAKAR Teso Nilo Cuma Ratusan Hektar
Kiki
Senin, 04 September 2006 - 08:44:14 WIB
Pekanbaru - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau, Dr Wilistra Dany mengatakan kebakaran lahan di Riau sangat serius. Di Pelalawan ribuan hektar yang terbakar merupakan hutan Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Begitu kawasan Taman Nasional Teso Nilo.
Pilihan Redaksi
IndexStamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Semarak HUT RI ke-81, Diskominfotik Riau Gelar Lomba Antarbidang, Pererat Kebersamaan
Imigrasi Siak Perkuat Komunikasi Publik Lewat Silaturahmi dengan PWI Riau
Ketika Pemerintahan Menjadi Milik Pemenang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
KPK Tetapkan Bupati Kuansing, Sekda, dan Direktur PT MIS sebagai Tersangka Suap Jabatan
Rabu, 01 Juli 2026 - 19:17:00 Wib Hukrim
Rida K Liamsi Mengaku Dizalimi, Tuntut Hak dan Keadilan di Riau Pos
Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21:09 Wib Hukrim