Pelantikan IKA USU Wilayah Riau

Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi

Romo Syafi’i Dorong IKA USU Kolaboratif dengan Pemerintah dan Dukung Hilirisasi
Ketua Umum IKA USU Pusat, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., mendorong IKA USU Wilayah Riau membangun hubungan kolaboratif dengan pemerintah, bukan konfrontatif, dalam mendukung pembangunan nasional.

PEKANBARU (RiauInfo) – Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Pusat, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., mendorong IKA USU Wilayah Riau untuk membangun hubungan kolaboratif dengan pemerintah dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus IKA USU Wilayah Riau periode 2026–2030 di Grand Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Sabtu (26/9/2026).

Romo Syafi'i menegaskan, organisasi alumni tidak seharusnya mengambil sikap konfrontatif terhadap pemerintah. Sebaliknya, IKA USU perlu membangun kolaborasi agar dapat berperan dalam mendukung agenda pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terhadap pemerintah, IKA USU tidak boleh mengambil sikap konfrontatif tetapi kolaboratif,” ujar Romo Syafi'i dalam sambutannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Romo Syafi'i juga menyinggung keterlibatannya dalam pemerintahan Prabowo. Saat ini ia dipercaya sebagai oleh presiden sebagai Wakil Menteri Agama Republik Indonesia. Ia menyampaikan sejumlah agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait pengelolaan sumber daya alam, pencegahan kebocoran penerimaan negara, dan pengembangan industri hilir.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk mengambil kembali penguasaan atas sumber daya yang dinilainya menjadi hak negara. Romo Syafi'i menyebut sekitar 6 juta hektare kebun telah kembali ke pemerintah serta 16.000 tambang telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Soroti Kebocoran Negara dan Transaksi Rupiah

Selain pengelolaan sumber daya alam, Romo Syafi'i menyoroti upaya pemerintah menutup kebocoran penerimaan negara. Ia secara khusus menyebut praktik under-invoicing export dan transfer pricing sebagai persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Under-invoicing export merupakan praktik melaporkan nilai ekspor lebih rendah daripada nilai sebenarnya. Sementara itu, transfer pricing adalah penetapan harga dalam transaksi antarentitas yang memiliki hubungan istimewa, yang dalam kondisi tertentu dapat digunakan untuk menggeser keuntungan dan mengurangi kewajiban pajak.

Romo Syafi'i juga menyampaikan mengenai transaksi yang dilakukan di luar yurisdiksi Indonesia. "Pemerintah telah menetapkan semua transaksi ke depan tidak boleh dilakukan di luar yurisdiksi Indonesia dan harus menggunakan mata uang rupiah," katanya

Hilirisasi Akan Membuka Jutaan Lapangan Kerja

Romo Syafi'i turut menyoroti kebijakan hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, pengembangan industri hilir dapat memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besar.

“Hilirisasi yang dicanangkan pemerintah akan menciptakan jutaan lapangan pekerjaan,” kata Romo Syafi'i.

 

Hilirisasi merupakan upaya meningkatkan nilai tambah komoditas melalui pengolahan lebih lanjut di dalam negeri, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya berupa bahan mentah. Dalam sambutannya, Romo Syafi'i menempatkan kebijakan tersebut sebagai salah satu agenda pemerintah yang dapat membuka peluang ekonomi dan pekerjaan.

Ia berharap perkembangan pembangunan nasional juga membuka ruang lebih luas bagi alumni Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengambil peran strategis. Romo Syafi'i meyakini alumni USU akan semakin banyak yang berkiprah di tingkat nasional.

“Saya yakin ke depannya akan banyak alumni USU yang berkiprah di tingkat nasional,” ujarnya.

 

Dorong Kontribusi Alumni dalam Inovasi dan Hak Paten

Selain keterlibatan alumni dalam pemerintahan dan pembangunan, Romo Syafi'i menekankan pentingnya sumbangsih alumni dalam bidang ilmu pengetahuan dan inovasi. Ia menyoroti kontribusi Universitas Sumatera Utara terhadap jumlah hak paten yang tercatat di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

“Saya akan tanya ke USU, dari ribuan hak paten di Dirjen HAKI, berapa persen dari USU,” kata Romo Syafi'i.

 

Pernyataan tersebut menunjukkan perhatian terhadap kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan karya dan inovasi yang memiliki perlindungan kekayaan intelektual. Meski demikian, Romo Syafi'i belum menyampaikan angka spesifik mengenai jumlah paten yang berasal dari USU.

Ia berharap kontribusi alumni tidak hanya terlihat dari kiprah dalam jabatan publik atau dunia usaha, tetapi juga melalui karya, inovasi, dan sumbangsih nyata bagi kemajuan bangsa.

Apresiasi Kepengurusan IKA USU Riau

Dalam sambutannya, Romo Syafi'i menyampaikan apresiasi kepada Ir. Syahroni Tua Harahap, MM, yang baru dilantik sebagai Ketua IKA USU Wilayah Riau periode 2026–2030. Ia secara khusus menyatakan dukungannya terhadap visi Syahroni untuk memajukan organisasi alumni tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Syahroni, Ketua IKA USU Riau, atas visinya untuk kemajuan IKA USU. Saya akan dukung,” ujar Romo Syafi'i.

 

Syahroni Tua Harahap dilantik bersama Sekretaris IKA USU Wilayah Riau, Wisnu Handana, STP, dan jajaran pengurus lainnya. Pelantikan berlangsung dalam rangkaian Reuni Akbar dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IKA USU Wilayah Riau dengan tema “Sinergi Alumni USU Riau, Berdaya Guna Untuk Negeri”.

Romo Syafi'i juga mengungkapkan bahwa masa jabatannya sebagai Ketua Umum IKA USU Pusat akan berakhir pada tahun 2027. Ia berharap penggantinya kelak dapat membawa organisasi menjadi lebih baik.

Menutup sambutannya, Romo Syafi'i kembali menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus IKA USU Wilayah Riau yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa kemajuan bagi organisasi dan memperkuat kontribusi alumni bagi masyarakat serta pembangunan nasional.

“Sekali lagi selamat atas pelantikannya, ini untuk kemajuan IKA USU. IKA USU Jaya, Jaya, Jaya!” tutupnya.

 

 

Berita Lainnya

Index