KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi

KADIN Dumai Dorong UMKM Go Export Lewat Kontainer Konsolidasi
KADIN Kota Dumai bersama Bea Cukai Dumai membahas upaya meningkatkan ekspor melalui Pelabuhan Dumai dan memperluas akses pasar internasional bagi UMKM.

DUMAI (RiauInfo) – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar internasional melalui Pelabuhan Dumai. Salah satu upaya yang dibahas bersama Bea Cukai Dumai adalah pemanfaatan kontainer konsolidasi agar produk dari sejumlah UMKM dapat dikirim bersama dalam satu kontainer.

Upaya tersebut dibahas dalam kunjungan Ketua KADIN Kota Dumai Zulfan Ismaini, SH, bersama jajaran pengurus KADIN ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Dumai. Pertemuan itu membahas peluang peningkatan ekspor sekaligus upaya mempermudah akses UMKM terhadap pasar internasional.

Zulfan mengatakan, dukungan terhadap kegiatan ekspor melalui Pelabuhan Dumai menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara KADIN dan Bea Cukai diperlukan untuk membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

“Kami sudah berdiskusi bersama Bea Cukai dalam rangka memperkuat dukungan terhadap kegiatan ekspor dari Pelabuhan Dumai. Bea Cukai Dumai sangat mendukung upaya tersebut,” ujar Zulfan.

 

Kontainer Konsolidasi Buka Peluang Ekspor UMKM

Salah satu konsep yang didorong KADIN Dumai adalah penggunaan kontainer konsolidasi. Skema ini memungkinkan produk dari beberapa pelaku UMKM dikirim secara bersama-sama dalam satu kontainer menuju pasar internasional.

Melalui mekanisme tersebut, pelaku usaha tidak harus menunggu hingga memiliki barang dalam jumlah besar untuk memulai kegiatan ekspor. Penggabungan produk dari sejumlah UMKM diharapkan dapat menjadi alternatif pengiriman bagi usaha yang belum mampu memenuhi kapasitas satu kontainer secara mandiri.

“Targetnya, pelaku UMKM bisa melakukan ekspor dengan memanfaatkan kontainer konsolidasi. Jadi, produk dari beberapa UMKM dapat dikirim bersama dalam satu kontainer,” jelas Zulfan.

 

Konsep ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses ekspor bagi UMKM di Kota Dumai dan daerah sekitarnya. Dengan adanya skema pengiriman bersama, pelaku usaha diharapkan memiliki kesempatan untuk mulai memperkenalkan produknya ke pasar luar negeri.

Bea Cukai Siap Berikan Pendampingan

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Dumai, Ruru Firza Isnandar, menyampaikan bahwa Bea Cukai mendukung upaya dunia usaha dalam meningkatkan ekspor melalui Pelabuhan Dumai.

Menurut Ruru, dukungan tersebut disertai penyampaian informasi mengenai ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Pemahaman terhadap prosedur kepabeanan menjadi bagian penting agar kegiatan ekspor dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pada prinsipnya, semangat para pengusaha untuk meningkatkan ekspor dari Pelabuhan Dumai sangat kami dukung. Kami juga sudah menyampaikan ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi agar kegiatan ekspor dapat berjalan sesuai aturan,” kata Ruru.

Ia menilai peluang pengembangan ekspor dari Dumai masih terbuka, termasuk melalui peningkatan keterlibatan UMKM. Karena itu, pendampingan dan fasilitasi bagi pelaku usaha menjadi bagian dari dukungan Bea Cukai terhadap kegiatan ekspor.

“Kami melihat peluang ekspor ini sangat bagus. Harapannya, semakin banyak pelaku UMKM yang melakukan ekspor. Bea Cukai akan terus melakukan pendampingan dan memberikan fasilitasi agar kegiatan ekspor dapat berjalan lancar,” tambahnya.

UMKM Go Export Bidik Jalur Ekspor ke Malaysia

Dalam rencana pengembangan program UMKM Go Export, produk pelaku usaha akan diarahkan untuk dikirim menggunakan kontainer menuju pelabuhan hub atau pelabuhan pengumpul di Malaysia.

Skema tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi UMKM di Dumai dan sekitarnya untuk mulai memasuki pasar internasional secara bertahap. Pemanfaatan pelabuhan hub di Malaysia menjadi bagian dari konsep jalur pengiriman yang tengah didorong dalam rencana tersebut.

Program UMKM Go Export juga diharapkan membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengenal proses perdagangan lintas negara. Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan pemenuhan ketentuan ekspor serta persyaratan yang berlaku.

Bagi UMKM, akses terhadap pasar ekspor dapat membuka peluang untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan kapasitas produksi, serta membangun jaringan usaha yang lebih luas. Kesempatan tersebut juga dapat mendorong peningkatan daya saing produk lokal di pasar internasional.

Pertemuan KADIN Dumai dan Bea Cukai Dumai menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan pelaku UMKM untuk meningkatkan kegiatan ekspor melalui Pelabuhan Dumai.

Melalui rencana kontainer konsolidasi dan program UMKM Go Export, KADIN Dumai berharap semakin banyak pelaku usaha lokal yang dapat memanfaatkan peluang perdagangan internasional. Dukungan pendampingan dari Bea Cukai diharapkan membantu pelaku UMKM memahami prosedur ekspor dan menjalankan pengiriman sesuai ketentuan yang berlaku.

 

 

Berita Lainnya

Index