Tri Ibadah Hadir, Jemaah Haji Indonesia Kini Lebih Tenang Beribadah

Tri Ibadah Hadir, Jemaah Haji Indonesia Kini Lebih Tenang Beribadah
Tri Ibadah

JAKARTA (RiauInfo) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri resmi meluncurkan paket "Tri Ibadah" sebagai solusi komunikasi praktis dan fleksibel bagi jemaah haji Indonesia musim keberangkatan tahun 2026. Layanan ini dirancang khusus untuk memastikan para tamu Allah tetap terhubung dengan keluarga di tanah air tanpa kendala teknis, mulai dari keberangkatan di tanah air, saat berada di negara transit, hingga menjalani seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Kota-kota besar di Indonesia mulai disibukkan dengan keberangkatan jemaah, di mana kebutuhan akan konektivitas menjadi sangat relevan mengingat kuota haji Indonesia konsisten berada di angka 221.000 jemaah. Dengan jadwal ibadah yang padat, Tri Ibadah hadir menjawab kekhawatiran jemaah akan sulitnya memberikan kabar atau mengakses informasi penting, sehingga mereka dapat lebih fokus dan tenang dalam menjalankan rukun-rukun haji.

Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, mengungkapkan bahwa konektivitas di momen suci ini bukan sekadar soal akses internet, melainkan tentang menghadirkan ketenangan batin. Pihaknya memahami bahwa jemaah perlu kemudahan untuk berkoordinasi dengan rombongan maupun keluarga di rumah, sehingga urusan koneksi sudah disiapkan sedemikian rupa agar aktif secara otomatis tanpa merepotkan jemaah.

Variasi Pilihan Paket Tri Ibadah 

Wartawan mencatat Tri Ibadah menawarkan berbagai pilihan kuota besar dengan masa aktif panjang hingga 45 hari, yang mencakup penggunaan di 16 negara tujuan dan transit. Berikut adalah rincian paket yang tersedia:

  • Paket 30 Hari (19GB + 1GB Domestik): Rp650.000
  • Paket 45 Hari (24GB + 1GB Domestik): Rp750.000
  • Paket 30 Hari (25GB + 1GB Domestik): Rp850.000
  • Paket 45 Hari (30GB + 1GB Domestik): Rp950.000

Selain kuota roaming yang melimpah, keunggulan utama dari layanan ini adalah kemampuannya menjangkau berbagai negara transit tanpa perlu aktivasi ulang. Beberapa negara yang tercakup antara lain Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Turki, Uni Emirat Arab, hingga Qatar dan Yordania, sehingga jemaah tidak perlu lagi mengganti kartu perdana lokal saat berpindah negara selama perjalanan.

Prosedur Aktivasi yang Mudah 

Untuk memberikan pengalaman yang lebih mudah dan ramah bagi semua kalangan jemaah, proses aktivasi Tri Ibadah dibuat sangat sederhana dan dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci melalui langkah berikut:

  • Pemilihan: Jemaah memilih paket Tri Ibadah yang sesuai dengan durasi perjalanan melalui aplikasi bima+, USSD *899#, atau WhatsApp resmi Tri.
  • Pembelian: Transaksi diselesaikan sebelum berangkat dari embarkasi masing-masing.
  • Pengaturan: Memastikan fitur "Roaming Internasional" pada perangkat ponsel dalam kondisi aktif.
  • Penggunaan: Setibanya di negara tujuan atau transit, layanan internet langsung aktif secara otomatis tanpa perlu registrasi ulang.

Khusus untuk jemaah yang melakukan aktivasi pada periode 17 Februari hingga 21 Mei 2026, Tri memberikan nilai tambah berupa bonus kuota domestik hingga 2GB. Bonus ini sangat membantu jemaah saat masih berada di Indonesia, terutama ketika menjalani masa karantina atau persiapan akhir di asrama haji sebelum terbang menuju Arab Saudi.

Pendampingan Khusus Jemaah Sumatra 

Di wilayah Sumatra, Indosat memperkuat komitmennya dengan melakukan pendampingan langsung di enam embarkasi utama guna membantu 38.225 jemaah haji reguler asal Pulau Sumatra. Kehadiran fisik ini bertujuan untuk memberikan edukasi penggunaan perangkat dan bantuan aktivasi secara tatap muka, memastikan jemaah benar-benar siap secara teknis sebelum meninggalkan tanah air.

Stan khusus Haji IM3 dan Tri telah disiagakan di embarkasi Banda Aceh, Medan, Padang, Batam, Lampung, dan Palembang. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas siap memberikan layanan pembelian paket serta solusi cepat bagi jemaah yang masih awam terhadap pengaturan fitur roaming di ponsel pintar mereka, sehingga risiko kehilangan kontak saat di luar negeri dapat ditekan.

Langkah ini juga diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), agen travel haji, serta berbagai komunitas lokal di wilayah Sumatra. Dengan menggandeng mitra lokal, Indosat berharap akses informasi mengenai layanan telekomunikasi yang andal dapat menjangkau jemaah lebih awal sejak masa pra-embarkasi dengan lebih nyaman.

Melalui semangat #LebihBaikIndosat, penyediaan infrastruktur telekomunikasi ini diharapkan menjadi jembatan emosional yang kuat bagi jemaah. Dengan jaringan yang stabil dan bantuan yang responsif selama 24 jam, para tamu Allah dapat berbagi momen sakral di Masjidil Haram atau saat wukuf di Arafah dengan sanak keluarga melalui panggilan video maupun pesan instan secara lancar.

Sebagai informasi tambahan, jemaah yang membutuhkan bantuan lebih lanjut selama di Tanah Suci dapat menghubungi WhatsApp Tri Official di nomor 0899-9800-123. Dukungan layanan pelanggan ini menjadi jaminan bahwa Indosat senantiasa mendampingi setiap langkah jemaah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

 

#IOH Indosat

Index

Berita Lainnya

Index