Kabar Gembira Pemegang Saham, Indosat (IOH) Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun Hasil RUPST 2026

Kabar Gembira Pemegang Saham, Indosat (IOH) Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun Hasil RUPST 2026
Vice President Director Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha (kanan), menjelaskan perkembangan strategi AI North Star kepada Komisaris Utama Nezar Patria, usai RUPST Indosat di Jakarta, Selasa (5/5/2026), yang menyetujui pembagian dividen Rp3,5 triliun

JAKARTA (RiauInfo) – PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menandai langkah besar perusahaan dalam mempercepat strategi kecerdasan artifisial atau AI North Star. Dalam rapat tersebut, Perseroan berkomitmen menghadirkan nilai nyata bagi para pemegang saham melalui pembagian dividen di tengah tantangan makroekonomi global yang dinamis sepanjang tahun 2025.

Langkah strategis ini menjadi tonggak baru bagi Indosat untuk bertransformasi dari sekadar perusahaan telekomunikasi menjadi AI TechCo. Melalui eksekusi bisnis yang disiplin, Indosat optimistis mampu membangun fondasi kuat untuk penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengungkapkan bahwa setiap kemajuan yang dicapai perusahaan harus mampu memberikan dampak luas bagi masyarakat. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan setiap strategi AI yang direncanakan dapat berjalan secara konsisten dan terukur.

"Fokus kami jelas, mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen," ujar Vikram Sinha dalam keterangan resminya.

Visi AI North Star dan Pemberdayaan Indonesia 

Indosat kini tengah memacu ambisi AI North Star untuk menjadi penggerak utama perkembangan kecerdasan artifisial di tanah air. Melalui ekosistem AI yang terintegrasi, perusahaan berupaya memberdayakan berbagai sektor melalui teknologi yang lebih cerdas dan efisien.

Transformasi ini diawali dengan evolusi menjadi AI-native telco. Perusahaan mengintegrasikan AI ke dalam seluruh operasi inti untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta mengoptimalkan belanja modal.

Tidak hanya berhenti di konektivitas, Indosat kini merambah layanan sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Perluasan ini merupakan bagian dari fase ekspansi untuk mendorong pertumbuhan eksponensial pada layanan berbasis AI, baik untuk segmen konsumen individu maupun skala perusahaan atau enterprise.

Kolaborasi Strategis dengan NVIDIA 

Salah satu poin penting dalam perjalanan teknologi ini adalah kolaborasi strategis dengan NVIDIA yang telah diumumkan pada ajang NVIDIA GTC 2026. Kemitraan ini melahirkan "Sahabat-AI", sebuah upaya bersama untuk membangun ekosistem kecerdasan artifisial yang berakar pada konteks lokal Indonesia.

Dengan memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron, Indosat menghadirkan kapabilitas AI berkelas dunia. Hal ini memungkinkan pengembangan solusi berkinerja tinggi yang relevan secara budaya dan bahasa, serta mendukung kedaulatan digital nasional.

Infrastruktur AI Grid untuk Akses Inklusif 

Untuk menjamin akses yang merata, Indosat juga mengembangkan AI Grid yang terdistribusi di seluruh pelosok negeri. Infrastruktur ini memanfaatkan luasnya cakupan jaringan nasional dan pusat data milik Perseroan untuk mendistribusikan daya komputasi AI secara adil.

Pendekatan ini dirancang untuk memicu inovasi di luar kota-kota besar. Dengan demikian, para developer, pelaku usaha, hingga komunitas di berbagai daerah dapat berpartisipasi aktif dalam ekonomi berbasis AI, menjadikan Indosat sebagai AI Nation Shaper yang nyata.

Penyegaran Struktur Direksi dan Komisaris 

Selain membahas strategi teknologi, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Pemegang saham resmi mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi yang baru guna memperkuat manajemen perusahaan.

Reski Damayanti, yang memiliki pengalaman di bidang hukum dan regulasi selama dua dekade, diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan. Sementara itu, Apoorva Mehrotra membawa pengalaman internasional selama 25 tahun untuk mendorong transformasi digital di pasar Asia dan Afrika.

Nama Honesti Basyir juga bergabung dalam jajaran Direksi, membawa pengalaman luas di industri telekomunikasi untuk mempercepat eksekusi strategi AI. Selain itu, Seppalga Ahmad diangkat sebagai Komisaris Perseroan guna memberikan pengawasan strategis yang lebih tajam.

Dalam kesempatan yang sama, Perseroan memberhentikan dengan hormat Bapak Ahmad Zulfikar dari jabatan Direktur dan Bapak Achmad Syah Reza dari jabatan Komisaris. Indosat menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi luar biasa yang telah mereka berikan selama masa jabatan mereka.

Pembagian Dividen Triliunan Rupiah 

Sebagai bentuk nyata dari kinerja keuangan yang solid, RUPST menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp3.579.840.016.227. Nilai ini setara dengan Rp111 per saham yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yang berhak.

Dividen tersebut direncanakan akan dibayarkan selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat. Langkah ini menegaskan posisi Indosat sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada inovasi teknologi masa depan, tetapi juga tetap memberikan imbal hasil yang menarik bagi para investornya.

 

#IOH Indosat

Index

Berita Lainnya

Index