PEKANBARU (RiauInfo) - Tim bhakti sosial Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pekanbaru bekerjasama dengan Riau Communication Institute (RCI), Minggu (30/3) berhasil mengobati 330 warga Buluhcina dan sekitarnya, yang menderita sakit akibat bencana banjir. Sekitar 70 persen pasien yang datang berobat, menderita hipertensi dan penyakit kulit.
Menurut Ketua Tim Dokter IDI, dr Elmi Ridar SpA, umumnya pasien hipertensi tersebut diduga akibat stress, kelelahan dan kurang tidur, menyusul datangnya musibah banjir yang merendam desa berpenduduk 675 KK tersebut dalam dua pekan terakhir.
Sementara penderita penyakit kulit seperti eksim kutu air dan kudis, lebih disebabkan oleh air yang tidak sehat. “Penyakit lainnya adalah diare dan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA),” ujarnya.
Tim dokter yang turun ke Buluhcina, berjumlah 15 orang dari IDI Pekanbaru, Bagian Kesehatan Paskhas TNI-AU, dan Puskesmas Siakhulu. Mereka didukung oleh relawan dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau, serta mahasiswa Kukerta dari universitas yang sama.
Selain mendapatkan pengobatan gratis, seluruh warga juga mendapatkan bantuan bahan makanan dan susu Balita dari Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) Cabang Riau. Bantuan diserahkan oleh Ny Maria kepada Kades Buluhcina Zulkarnain JS. Paskhas TNI-AU dan Mapala Sakai Fisipol Unri, juga menyerahkan bantuan makanan dan obat-obatan.
Ketua Panitia Yusril Ardanis mengatakan, bahwa kegiatan bhakti sosial tersebut merupakan bagian dari bentuk kepedulian RCI kepada masyarakat yang terkena musibah banjir.
Pada kesempatan itu, Yusril juga menyampaikan terimakasih kepada Riaupulp dan PT Indah Kiat yang bersedia menjadi mitra panitia. Kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 - 14.00 Wib.(ad/rls)Bhakti Sosial IDI-RCI Obati 330 Pasien di Buluhcina
Kiki
Ahad, 30 Maret 2008 - 09:17:53 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Tim bhakti sosial Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pekanbaru bekerjasama dengan Riau Communication Institute (RCI), Minggu (30/3) berhasil mengobati 330 warga Buluhcina dan sekitarnya, yang menderita sakit akibat bencana banjir. Sekitar 70 persen pasien yang datang berobat, menderita hipertensi dan penyakit kulit.
Menurut Ketua Tim Dokter IDI, dr Elmi Ridar SpA, umumnya pasien hipertensi tersebut diduga akibat stress, kelelahan dan kurang tidur, menyusul datangnya musibah banjir yang merendam desa berpenduduk 675 KK tersebut dalam dua pekan terakhir.
Sementara penderita penyakit kulit seperti eksim kutu air dan kudis, lebih disebabkan oleh air yang tidak sehat. “Penyakit lainnya adalah diare dan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA),” ujarnya.
Tim dokter yang turun ke Buluhcina, berjumlah 15 orang dari IDI Pekanbaru, Bagian Kesehatan Paskhas TNI-AU, dan Puskesmas Siakhulu. Mereka didukung oleh relawan dari Fakultas Kedokteran Universitas Riau, serta mahasiswa Kukerta dari universitas yang sama.
Selain mendapatkan pengobatan gratis, seluruh warga juga mendapatkan bantuan bahan makanan dan susu Balita dari Aliansi Pita Putih Indonesia (APPI) Cabang Riau. Bantuan diserahkan oleh Ny Maria kepada Kades Buluhcina Zulkarnain JS. Paskhas TNI-AU dan Mapala Sakai Fisipol Unri, juga menyerahkan bantuan makanan dan obat-obatan.
Ketua Panitia Yusril Ardanis mengatakan, bahwa kegiatan bhakti sosial tersebut merupakan bagian dari bentuk kepedulian RCI kepada masyarakat yang terkena musibah banjir.
Pada kesempatan itu, Yusril juga menyampaikan terimakasih kepada Riaupulp dan PT Indah Kiat yang bersedia menjadi mitra panitia. Kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 - 14.00 Wib.(ad/rls)Pilihan Redaksi
IndexOmbudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Stamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:11:36 Wib Kesehatan
HUT Ke-7 Primaya Hospital Hadirkan Layanan Modern dan Lindungi 300 Pekerja Rentan
Rabu, 05 Agustus 2026 - 07:48:47 Wib Kesehatan
Ratusan Peserta Meriahkan Semarak Gerak Sehat Prolanis BPJS Kesehatan di Pekanbaru
Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:25:29 Wib Kesehatan
BPJS Kesehatan Pekanbaru Gelar Semarak Gerak Sehat Prolanis 11 Juli
Selasa, 07 Juli 2026 - 23:29:20 Wib Kesehatan