Bahkan belum lama ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau mengelar razia obat, makanan dan minuman serta komestik di di Jalan Sago, Pekanbaru. Dalam razia itu ditemukan sejumlah produk makanan dan komestik ilegal yang disinyalir berbahaya karena beredar tanpa izin.
Setidaknya BPOM Pekanbaru menarik sebanyak 10 produk makanan dan komestik yang peredarannya tidak memiliki izin, masing-masing 11 produk komestik dan 8 produk makanan. Pihak pemilik toko tidak bisa berbuat-apa saat barang ilegalnya itu ditarik petugas.
Untuk produk komestik yang ditarik itu, 8 produk diantaranya diproduksi oleh pabrik di Paris, 2 dari Malaysia dan 1 dari New York. Sedangkan untuk ptoduk makanan minuman, 7 diantaranya produk Malaysia dan 1 produk Thailand.
Kepala BPOM Riau Drs Sumaryanta sebelum melakukan razia, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya produk-produk yang tidak memiliki izin edar. "Saya mengimbau seluruh pedangang dan masyarakat untuk lebih telit sebelum membeli barang," ujarnya.(ad)
19 Produk Makanan dan Komestik Ditarik dari Peredaran
Kiki
Rabu, 10 Juni 2009 - 02:09:50 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Masyarakat harus lebih waspada setiap membeli produk makanan dan komestik. Sebab saat ini disinyalir banyak beredar produk makanan dan komestik mengandung zat-zat berbahaya sehingga dapat berdampak buruk jika digunakan.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Panas Ekstrem Tewaskan 540 Ribu Orang per Tahun, WHO: Krisis Iklim Sudah Jadi Darurat Kesehatan
Selasa, 25 November 2025 - 06:26:21 Wib Kesehatan
Eka Hospital Teken MoU dengan Kadin Riau, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Anggota
Rabu, 19 November 2025 - 13:10:36 Wib Kesehatan
Cegah Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Riau Ingatkan Pentingnya Deteksi dan Kebiasaan Hidup Sehat
Kamis, 13 November 2025 - 15:25:45 Wib Kesehatan
Kasus Kanker di Riau Meningkat, dr. Muhammad: Pola Hidup Buruk Jadi Pemicu Utama
Kamis, 13 November 2025 - 13:46:06 Wib Kesehatan