PEKANBARU (RiauInfo) - Bayi kembar siam berkepala dua yang beberapa hari terakhir ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru, akhirnya meninggal dunia. Bayi yang berusia sekitar 1 minggu itu menghembuskan hafas terakhirnya sekitar Kamis (28/7) dini hari sekitar pukul 01.30 Wib.
Sebelumnya pihak RUSD Arifin Achmad Pekanbaru telah membentuk tim khusus untuk menangani bayi kembar siam yang baru pertama kali terjadi di Riau itu. Rencananya tim dokter akan melakukan pemisahan terhadap tubuh bayi tersebut.
Namun karena kondisi kesehatan bayi malang tersebut terus saja mengalami penurunan, tim belum bisa berbuat apa-apa. Bahkan melihat kondisi bayi makin memprihatinkan, Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang membesok bayi tersebut kemaren punya rencana untuk membawanya ke Jakarta.
Hanya saja Tuhan berkehendak lain. Sebelum mendapatkan penanganan, bayi asal Tembilahan itu menghembuskan nafasnya terakhir. Bandrun, (33) ayah dari bayi tersebut sempat shock saat mengetahui bayinya meninggal dunia.
"Tapi saya rela, mungkin itu sudah kehendak Allah. Semua ini tentunya Allah yang menentukan, kita hanya bisa menerima apa yang dikehendakiNya," ungkap laki-laki ini dengan nada sedih kepada sejumlah wartawan yang menemuinya.(ad)Bayi Berkepala Dua Meninggal Dunia
Kiki
Selasa, 28 Juli 2009 - 02:53:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Bayi kembar siam berkepala dua yang beberapa hari terakhir ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru, akhirnya meninggal dunia. Bayi yang berusia sekitar 1 minggu itu menghembuskan hafas terakhirnya sekitar Kamis (28/7) dini hari sekitar pukul 01.30 Wib.
Sebelumnya pihak RUSD Arifin Achmad Pekanbaru telah membentuk tim khusus untuk menangani bayi kembar siam yang baru pertama kali terjadi di Riau itu. Rencananya tim dokter akan melakukan pemisahan terhadap tubuh bayi tersebut.
Namun karena kondisi kesehatan bayi malang tersebut terus saja mengalami penurunan, tim belum bisa berbuat apa-apa. Bahkan melihat kondisi bayi makin memprihatinkan, Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang membesok bayi tersebut kemaren punya rencana untuk membawanya ke Jakarta.
Hanya saja Tuhan berkehendak lain. Sebelum mendapatkan penanganan, bayi asal Tembilahan itu menghembuskan nafasnya terakhir. Bandrun, (33) ayah dari bayi tersebut sempat shock saat mengetahui bayinya meninggal dunia.
"Tapi saya rela, mungkin itu sudah kehendak Allah. Semua ini tentunya Allah yang menentukan, kita hanya bisa menerima apa yang dikehendakiNya," ungkap laki-laki ini dengan nada sedih kepada sejumlah wartawan yang menemuinya.(ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Panas Ekstrem Tewaskan 540 Ribu Orang per Tahun, WHO: Krisis Iklim Sudah Jadi Darurat Kesehatan
Selasa, 25 November 2025 - 06:26:21 Wib Kesehatan
Eka Hospital Teken MoU dengan Kadin Riau, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Anggota
Rabu, 19 November 2025 - 13:10:36 Wib Kesehatan
Cegah Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Riau Ingatkan Pentingnya Deteksi dan Kebiasaan Hidup Sehat
Kamis, 13 November 2025 - 15:25:45 Wib Kesehatan
Kasus Kanker di Riau Meningkat, dr. Muhammad: Pola Hidup Buruk Jadi Pemicu Utama
Kamis, 13 November 2025 - 13:46:06 Wib Kesehatan