Meski dari data tersebut tidak sampai korban jiwa, namun Dinas Kesehatan Pekanbaru terus melakukan sosialisasi gerkan Jumantik tersebut kepada warga.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Rini Hermyati, sejumlah warga yang lingkungan ada terkena DBD meminta Diskes untuk melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan mereka. Fogging dinilai kurang tepat untuk mencegah DBD. Sehingga, Jumantik merupakan hal yang sangat tepat diterapkan setiap keluarga agar terhindar dari serangan DBD.(Surya)
Jumantik Lebih Efektif Tekan DBD
Kiki
Senin, 08 Februari 2010 - 12:29:04 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk meningkatkan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menggalakkan program Jumantik atau Juru Pemantau Jentik bagi setiap Kepala Keluarga di Pekanbaru. Hal ini dinilai lebih efektif menekan angka korban DBD yang sejak Januari 2010 ini saja telah tercatat mencapai 37 warga yang terkena DBD di Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexEMP dan SKK Migas Bahas Sinergi Media serta Target Produksi 2030
Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Pangkat Naik Jadi Jenderal
IKA USU Riau Dilantik, Syahroni Targetkan Organisasi Mandiri
Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Strategi AI
PT Riau Cargo Samudra Rayakan Milad ke-6, Perkuat Bisnis Logistik
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Prabowo Guyur BPJS Kesehatan Rp20 Triliun, Rumah Sakit Diminta Perbaiki Layanan
Selasa, 29 September 2026 - 08:48:40 Wib Kesehatan
Primaya Hospital Genap 20 Tahun, Layani Lebih dari 16 Juta Pasien
Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:23:00 Wib Kesehatan
Stamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:11:36 Wib Kesehatan
HUT Ke-7 Primaya Hospital Hadirkan Layanan Modern dan Lindungi 300 Pekerja Rentan
Rabu, 05 Agustus 2026 - 07:48:47 Wib Kesehatan