Meski dari data tersebut tidak sampai korban jiwa, namun Dinas Kesehatan Pekanbaru terus melakukan sosialisasi gerkan Jumantik tersebut kepada warga.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Rini Hermyati, sejumlah warga yang lingkungan ada terkena DBD meminta Diskes untuk melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan mereka. Fogging dinilai kurang tepat untuk mencegah DBD. Sehingga, Jumantik merupakan hal yang sangat tepat diterapkan setiap keluarga agar terhindar dari serangan DBD.(Surya)
Jumantik Lebih Efektif Tekan DBD
Kiki
Senin, 08 Februari 2010 - 12:29:04 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk meningkatkan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menggalakkan program Jumantik atau Juru Pemantau Jentik bagi setiap Kepala Keluarga di Pekanbaru. Hal ini dinilai lebih efektif menekan angka korban DBD yang sejak Januari 2010 ini saja telah tercatat mencapai 37 warga yang terkena DBD di Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Panas Ekstrem Tewaskan 540 Ribu Orang per Tahun, WHO: Krisis Iklim Sudah Jadi Darurat Kesehatan
Selasa, 25 November 2025 - 06:26:21 Wib Kesehatan
Eka Hospital Teken MoU dengan Kadin Riau, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Anggota
Rabu, 19 November 2025 - 13:10:36 Wib Kesehatan
Cegah Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Riau Ingatkan Pentingnya Deteksi dan Kebiasaan Hidup Sehat
Kamis, 13 November 2025 - 15:25:45 Wib Kesehatan
Kasus Kanker di Riau Meningkat, dr. Muhammad: Pola Hidup Buruk Jadi Pemicu Utama
Kamis, 13 November 2025 - 13:46:06 Wib Kesehatan