PEKANBARU (RiauInfo) - Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau menjamin untuk gratiskan biaya kesehatan sebanyak 21 ribu jiwa penderita infeksi saluran pernafasan atas (Ispa) dan penyakit lainnya yang disebabkan tercemarnya udara dengan asap kebakaran lahan.
"Kami sudah menginstruksikan agar pasien penderita penyakit dampak kabut asap ini tidak dikenakan biaya ketika berobat di puskesmas maupun rumah sakit umum," kata Kepala Dinkes Riau, Zainal Arifin kepada pers di Pekanbaru, Selasa (25/2).
Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat. "Jadi tidak perlu khawatir, masyarakat yang terkena dampak penyakit yang disebabkan kabut asap wajib mendapatkan layanan kesehatan gratis," katanya.
Zainal mengatakan, untuk stok obat-obatan juga masih mencukupi dan telah didistribusikan ke sejumlah daerah kabupaten/kota.
Begitu juga dengan masker, demikian Zainal, sebanyak 100 ribu lembar bantuan dari Kementerian Kesehatan juga telah sampai di Dinkes Riau. "Pendistribusiannya (masker) akan melalui dinas kesehatan di masing-masing kabupaten/kota yang kemudian membaikannya ke masyarakat lewat puskesmas," katanya.
Dinkes Riau mencatat hingga 24 Februari 2014, total penderita Ispa di daerah ini sudah mencapai 21 ribu jiwa. "Angka ini menunjukkan peningkatan pada hari sebelumnya yang baru ada sekitar 20 ribu jiwa," kata Zainal Arifin.
Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak kabut asap bagi kesehatan dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah atau gedung. "Gunakan masker saat berpergian baik berjalan kaki maupun berkendara sepeda motor," katanya.
Sumber: riau.go.id
Pemprov Riau Gratiskan Biaya Kesehatan 21 Ribu Penderita ISPA
Anthony Harry
Selasa, 25 Februari 2014 - 16:58:46 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau menjamin untuk gratiskan biaya kesehatan sebanyak 21 ribu jiwa penderita infeksi saluran pernafasan atas (Ispa) dan penyakit lainnya yang disebabkan tercemarnya udara dengan asap kebakaran lahan.
"Kami sudah menginstruksikan agar pasien penderita penyakit dampak kabut asap ini tidak dikenakan biaya ketika berobat di puskesmas maupun rumah sakit umum," kata Kepala Dinkes Riau, Zainal Arifin kepada pers di Pekanbaru, Selasa (25/2).
Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat. "Jadi tidak perlu khawatir, masyarakat yang terkena dampak penyakit yang disebabkan kabut asap wajib mendapatkan layanan kesehatan gratis," katanya.
Zainal mengatakan, untuk stok obat-obatan juga masih mencukupi dan telah didistribusikan ke sejumlah daerah kabupaten/kota.
Begitu juga dengan masker, demikian Zainal, sebanyak 100 ribu lembar bantuan dari Kementerian Kesehatan juga telah sampai di Dinkes Riau. "Pendistribusiannya (masker) akan melalui dinas kesehatan di masing-masing kabupaten/kota yang kemudian membaikannya ke masyarakat lewat puskesmas," katanya.
Dinkes Riau mencatat hingga 24 Februari 2014, total penderita Ispa di daerah ini sudah mencapai 21 ribu jiwa. "Angka ini menunjukkan peningkatan pada hari sebelumnya yang baru ada sekitar 20 ribu jiwa," kata Zainal Arifin.
Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak kabut asap bagi kesehatan dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah atau gedung. "Gunakan masker saat berpergian baik berjalan kaki maupun berkendara sepeda motor," katanya.
Sumber: riau.go.id
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Kesehatan
Panas Ekstrem Tewaskan 540 Ribu Orang per Tahun, WHO: Krisis Iklim Sudah Jadi Darurat Kesehatan
Selasa, 25 November 2025 - 06:26:21 Wib Kesehatan
Eka Hospital Teken MoU dengan Kadin Riau, Sediakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Anggota
Rabu, 19 November 2025 - 13:10:36 Wib Kesehatan
Cegah Kanker Sejak Dini, Ketua YKI Riau Ingatkan Pentingnya Deteksi dan Kebiasaan Hidup Sehat
Kamis, 13 November 2025 - 15:25:45 Wib Kesehatan
Kasus Kanker di Riau Meningkat, dr. Muhammad: Pola Hidup Buruk Jadi Pemicu Utama
Kamis, 13 November 2025 - 13:46:06 Wib Kesehatan