"Saya sangat prihatin dengan kondisi ini. Seharusnya potensi ikan yang ada di perairan Rohil bisa memberikan manfaat ekonomi kepada nelayan setempat, tapi kenyataannya nelayan asing banyak masuk ke sini menangkap ikan," ungkap Rusli Zainal di Rohil.
Dia menyebutkan dulu Bagansiapi-api pernah menyandang nama besar sebagai kota penghasil ikan terbesar. Namun karena nelayan asing banyak yang masuk ke daerah ini dengan melakukan penangkapan ikan secar ilegal, potensi ikan Bagansiapi-api jadi berkurang.
Terkait itu, Gubri berharap kedatangan Menteri Perikanan dan Kelautan, Ir H Fadel Muhammad diharapkan akan membawa pengaruh terhadap pengembalian nama besar Bagansiapi-api atas potensi perikanannya. "Kita berharap Bagansiapi-api bisa kembali menjadi penghasil ikan terbesar," ujarnya.
Rusli Zainal sendiri memberikan aspresiasi kepada Pemkab Rohil atas upayanya dalam membangun sekaligus memajukan perekonomian masyarakatnya, termasuk uga para nelayannya. Dia berharap program-program pembangunan yang mengarah pada peningkatan perekonomian rakyat ini terus dilakukan.(ad)
Gubri Prihatin dengan Aksi Pencurian Ikan di Rohil
Kiki
Selasa, 29 Juni 2010 - 06:22:57 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Gubernur Riau HM Rusli Zainal merasa prihatin dengan maraknya aksi pencurian ikan di perairan Rokan Hilir (Rohil) yang dilakukan oleh nelayan-nelayan asing. Aksi pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing itu sangat merugikan para nelayan Rohil.
Pilihan Redaksi
IndexTulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Tumbuh Lebih dari 100 Persen, Program IM3 Pasti Simpel Diikuti 47 Ribu Pelanggan Sumatra
Selasa, 26 Mei 2026 - 07:42:14 Wib Ekonomi & Bisnis
Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Presiden Prabowo Targetkan Asumsi Makro 2027 Tumbuh Lebih Tinggi
Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:32:36 Wib Ekonomi & Bisnis
Strategi Ketahanan Siber Enterprise: Indosat Business Luncurkan Whitepaper Hadapi Lonjakan AI Fraud dan Ransomware
Rabu, 20 Mei 2026 - 08:41:00 Wib Ekonomi & Bisnis