Astra Ubah Desa Bugisan Jadi Magnet Wisata, UMKM Naik 31%

Astra Ubah Desa Bugisan Jadi Magnet Wisata, UMKM Naik 31%
Pendampingan pelaku UMKM ternak lele di Desa Sejahtera Astra Bugisan.

YOGYAKARTA (RiauInfo) – PT Astra International Tbk (Astra) terus memperkuat kolaborasi bersama masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal melalui Desa Sejahtera Astra Bugisan di Kecamatan Prambanan, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengembangan yang dilakukan sejak 2022 berhasil menjangkau lebih dari 3.000 warga dan mendorong peningkatan pendapatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bugisan hingga 31%.

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan dilakukan dengan memanfaatkan kekayaan budaya dan kearifan lokal sebagai kekuatan utama desa wisata. Kehadiran Candi Plaosan sebagai salah satu peninggalan bersejarah menjadi daya tarik yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Kolaborasi Empat Pilar

Chief Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan setiap daerah memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui kolaborasi berbagai pihak.

"Astra meyakini bahwa setiap daerah memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, Astra berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi lokal agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa," ujar Boy Kelana Soebroto.

Sejak 2022, Astra bersama masyarakat mengembangkan Desa Sejahtera Astra Bugisan melalui empat pilar kontribusi sosial, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program tersebut dirancang sesuai kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Pada sektor kesehatan, Astra mendukung pelaksanaan Posyandu secara rutin dan terintegrasi bagi balita, remaja, serta lansia. Program ini juga memberikan perhatian khusus terhadap penyediaan makanan bergizi sebagai bagian dari upaya pengentasan stunting di lingkungan desa.

Di bidang pendidikan, masyarakat memperoleh berbagai program penguatan kapasitas, mulai dari edukasi aksara Jawa dan nilai budaya lokal bagi wisatawan maupun pelajar, peningkatan kompetensi sumber daya manusia pariwisata desa, literasi digital, pembuatan konten promosi desa wisata, hingga pembelajaran tematik berbasis budaya dan lingkungan.

Dorong Wisata dan Prestasi Nasional

Pada aspek lingkungan, masyarakat Desa Bugisan menjalankan pengelolaan sampah terpadu dengan mengolah limbah anorganik menjadi produk kreatif, termasuk wayang berbahan limbah. Selain itu, masyarakat juga melakukan penanaman pohon budaya Dluwang untuk konservasi lingkungan serta mengembangkan budidaya maggot yang turut mengantarkan desa memperoleh Sertifikasi ProKlim Utama.

Di bidang kewirausahaan, Astra mendukung pengembangan paket wisata edukasi budaya dan lingkungan, seperti paket tanam padi serta paket wisata Candi Kembar. Masyarakat juga memperoleh pelatihan pemasaran melalui media sosial Instagram dan peningkatan kerja sama dengan Online Travel Agent (OTA) guna memperluas jangkauan pasar.

"Pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan yang dilakukan secara berkelanjutan bersama masyarakat telah mendorong lahirnya berbagai capaian di tingkat nasional," demikian disampaikan Astra dalam keterangan resminya.

Berbagai upaya tersebut menghasilkan sejumlah prestasi, di antaranya masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, meraih Juara II Kampanye Sadar Wisata (KSW) 2024, serta memperoleh Sertifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama pada 2023 atas pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Astra menegaskan bahwa pengembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan kesejahteraan bersama bangsa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Berita Lainnya

Index