Asparaini menambahkan memperoleh penghargaan sebagai BUMD terbaik, bukan semata-mata menjadi tujuan PT PER. Yang lebih penting adalah menggunakan kesempatan mengikuti BUMD & Ceo BUMD Award 2006 untuk memperkenalkan ide pembentukan Lembaga Keuangan Non Bank (PT PER) di tingkat nasional.
Asparaini berharap ide lembaga keuangan non bank dapat dikembangkan ke seluruh penjuru tanah air. Dengan lembaga ini diharapkan dapat membantu memecahkan salah satu permasalahan kesulitan memperoleh permodalan yang dihadapi UMKMK (Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi).
Menurut Asparaini akhir-akhir ini memang sudah ada daerah lain yang juga sudah membangun Lembaga Keuangan Non Bank seperti Kabupaten Siak dengan mendirikan PT PERSI (Permodalan Siak). Provinsi Sumatera Utara yang berkunjung ke PT PER berencana mendirikan perusahaan sejenis.
Bersamaan dengan penghargaan yang diterima PT PER, Bank Kalbar dinyatakan Terbaik Pertama untuk kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD), PD BPR BAPAS 69 Magelang, Terbaik Pertama kategori Bank Perkreditan Rakyat (BPR), PD Pasar Jaya Terbaik Pertama kategori properti dan kontruksi, PDAM kota Pontianak Terbaik Pertama kategori air minum dan PT Pembangunan Jaya Ancol Terbaik Pertama kategori perdagangan transportasi dan kepariwisataan.***
RAIH PENGHARGAAN BUMD AWARD 2006 PT PER Berupaya Jadi Salah Satu Lokomotif Pembangunan
Kiki
Selasa, 12 Desember 2006 - 13:29:26 WIB
Pekanbaru - Direktur PT PER Asparaini Rasyad di Pekanbaru, Selasa (12/12) mengatakan penghargaan sebagai BUMD Terbaik I untuk sektor Aneka Usaha pada BUMD & Ceo BUMD Award tahun 2006 yang diselenggarakan 8 Desember lalu sangat menggembirakan. Penghargaan itu memberikan energi baru untuk memacu meningkatkan prestasi dan kinerjanya agar lebih baik lagi dan berupaya menjadi salah satu lokomotif pembangunan daerah di Riau.
Pilihan Redaksi
IndexDPR Sahkan UU Reforma Agraria, BRAN Diubah Menjadi LPRA
WN Malaysia Overstay 60 Hari Dideportasi dari Pekanbaru
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Kamis, 17 September 2026 - 09:11:00 Wib Umum
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Rabu, 16 September 2026 - 19:34:32 Wib Umum
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
Rabu, 16 September 2026 - 19:13:00 Wib Umum