Menteri Luar Negeri (Menlu) Hasan Wirajuda atas nama pemerintah pusat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2007 untuk provinsi Riau sebesar Rp5.766 triliun lebih.
Usai menyerahkan DIPA Menlu mengatakan DIPA Riau tahun 2007 mengalami kenaikan sebesar 25,46 persen dari Rp4.596 triliun lebih tahun 2006 menjadi Rp5.766 triliun lebih di tahun 2007.
Dalam sambutannya, Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dengan penyerahan DIPA di awal tahun ini diharapkan semua program yang telah direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik.
Presiden juga meminta agar dana DIPA dipergunakan untuk penganggaran pekerjaan yang diprioritaskan sehingga dana tersebut tidak dihambur-hamburkan untuk kepentingan yang tidak jelas.
Ditambahkan juga, tindakan hukum akan dilakukan terhadap pejabat yang menyalahgunakan dana DIPA tanpa pandang bulu, sebab dana DIPA diberikan semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
DIPA yang diserahkan Menlu berupa DIPA sektoral sebesar Rp2.200 triliun lebih, DIPA dekosentrasi Rp565.107 miliar, DIPA tugas pembantuan Rp159.569 miliar, DIPA Dana Alokasi Umum (DAU) Rp2.629 triliun dan DIPA Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp211.369 miliar.
Gubernur Riau HM Rusli Zainal dalam kesempatan yang sama mengatakan, dana DIPA yang diperoleh oleh masing-masing Satuan Kerja (Satker) dan Kabupaten/Kota di Riau hendaknya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Penyerahan DIPA itu turut dihadiri Ketua DPRD Riau drh H Chaidir, wakil gubernur Riau Wan Abu Bakar, Kapolda Riau Brigjen (Pol) Sutjiptadi, Danrem 031 Wirabima Erro Kusnara, Sekda Riau HR Mambang Mit, bupati dan wakil bupati serta undangan lainnya.Riau Peroleh DIPA Rp5.766 Triliun
Kiki
Selasa, 02 Januari 2007 - 09:49:22 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Hasan Wirajuda atas nama pemerintah pusat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2007 untuk provinsi Riau sebesar Rp5.766 triliun lebih.
Usai menyerahkan DIPA Menlu mengatakan DIPA Riau tahun 2007 mengalami kenaikan sebesar 25,46 persen dari Rp4.596 triliun lebih tahun 2006 menjadi Rp5.766 triliun lebih di tahun 2007.
Dalam sambutannya, Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dengan penyerahan DIPA di awal tahun ini diharapkan semua program yang telah direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik.
Presiden juga meminta agar dana DIPA dipergunakan untuk penganggaran pekerjaan yang diprioritaskan sehingga dana tersebut tidak dihambur-hamburkan untuk kepentingan yang tidak jelas.
Ditambahkan juga, tindakan hukum akan dilakukan terhadap pejabat yang menyalahgunakan dana DIPA tanpa pandang bulu, sebab dana DIPA diberikan semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
DIPA yang diserahkan Menlu berupa DIPA sektoral sebesar Rp2.200 triliun lebih, DIPA dekosentrasi Rp565.107 miliar, DIPA tugas pembantuan Rp159.569 miliar, DIPA Dana Alokasi Umum (DAU) Rp2.629 triliun dan DIPA Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp211.369 miliar.
Gubernur Riau HM Rusli Zainal dalam kesempatan yang sama mengatakan, dana DIPA yang diperoleh oleh masing-masing Satuan Kerja (Satker) dan Kabupaten/Kota di Riau hendaknya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Penyerahan DIPA itu turut dihadiri Ketua DPRD Riau drh H Chaidir, wakil gubernur Riau Wan Abu Bakar, Kapolda Riau Brigjen (Pol) Sutjiptadi, Danrem 031 Wirabima Erro Kusnara, Sekda Riau HR Mambang Mit, bupati dan wakil bupati serta undangan lainnya.Pilihan Redaksi
IndexDPR Sahkan UU Reforma Agraria, BRAN Diubah Menjadi LPRA
WN Malaysia Overstay 60 Hari Dideportasi dari Pekanbaru
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Kamis, 17 September 2026 - 09:11:00 Wib Umum
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Rabu, 16 September 2026 - 19:34:32 Wib Umum
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
Rabu, 16 September 2026 - 19:13:00 Wib Umum