Tokoh masyarakat Riau yang juga ketua tim formatur FNPRRO H Syarwan Hamid kepada Riauinfo, Rabu (10/1) mengatakan, rakyat Riau akan berjuang untuk mendapatkan status otsus itu tidak dengan cara kekerasan yang harus mengeluarkan keringat dan darah.
Menurut ia, rakyat Riau akan berjuang dengan cara santun untuk mendapatkan haknya yang selama ini dirampas oleh Indonesia. “Jika cara santun ini tidak juga diperhatikan pemerintah pusat, itu artinya pemerintah pusat sudah sangat keterlaluan,” katanya.
Ia mengatakan, Riau hanya meminta 60 persen dari dana bagi hasil, dana itu selanjutnya akan digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Riau. “Sangat ironis ditengah kekayaan alam yang dimiliki Riau, akan tetapi kemiskinan di daerah ini juga sangat banyak,” ujar mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ini lagi.
Kekayaan alam yang dimiliki Riau, tambahnya telah dikuras habis pemerintah Indonesia sejak berpuluh-puluh tahun, sementara rakyat di daerah ini hanya mendapatkan derita dan sengsara, pembangunan yang ada tidak merata, jalan-jalan yang ada berlubang dan sangat jelek.
Menurut Syarwan, inilah momentum tepat bagi rakyat Riau untuk menentukan nasibnya yang lebih baik, jika tidak demikian rakyat Riau akan tetap sengsara ditengah kekayaan yang dimiliki daerahnya.
Riau akan Rebut Otsus Tanpa Kekerasan
Kiki
Rabu, 10 Januari 2007 - 08:38:13 WIB
Pekanbaru – Forum Nasional Perjuangan Rakyat Riau untuk Otonomi Khusus (FNPRRO) Kamis (11/1) akan dideklarasikan, pembentukan FNPRRO ini diharapkan sebagai cikal bakal perjuangan rakyat Riau untuk merebut status Otonomi Khusus (Otsus).
Pilihan Redaksi
IndexDPR Sahkan UU Reforma Agraria, BRAN Diubah Menjadi LPRA
WN Malaysia Overstay 60 Hari Dideportasi dari Pekanbaru
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Kamis, 17 September 2026 - 09:11:00 Wib Umum
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Rabu, 16 September 2026 - 19:34:32 Wib Umum
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
Rabu, 16 September 2026 - 19:13:00 Wib Umum