Terkait dengan itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bengkalis, Ny Hj Fauziah Siregar mengingatkan, agar para orang tua yang memiliki Balita (usia 0-5 tahun), agar benar-benar memperhatikan kecukupan gizi Balitanya.
”Selain dapat menyebabkan meningkatnya kesakitan dan kematian, salah satu akibat kekurangan gizi yang sulit dipulihkan adalah terjadinya penurunan kecerdasan. Hasil penelitian terakhir, Balita yang kekurangan gizi, tingkat intelegensianya menurun 10-13 point,” terang Fauziah, mengingatkan.
Berkenaan dengan hal itu, tambahnya, TP PKK Kabupaten Bengkalis, terus melakukan berbagai upaya untuk membantu agar para Balita di daerah ini tidak kekurangan gizi. Diantaranya, memberikan bantuan makanan pelengkap air susu ibu (MP ASI) keluarga yang memiliki Balita di seluruh kecamatan di daerah ini.
”Bantuan ini diberikan untuk Balita yang hasil penimbangan yang berat badannya di bawah garis merah (BGM). Jumlah bantuan yang kita berikan sebanyak 4.360 kotak susu formula yang diperuntukan bagi 218 Balita. Masing-masing Balita menerima 20 kotak susu formula,” papar Fauziah.
Selain itu, tambah isteri bupati Bengkalis ini, pihaknya juga memberikan bantuan biskuit untuk Balita yang berusia di atas 6 bulan. ”Bantuan biskuit ini juga diberikan ke semua kecamatan,” ungkapnya saat ditemui di Kantor PKK Kabupaten Bengkalis, Senin (5/3) kemarin.
Pada bagian lain dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Fauziah juga mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan bantuan untuk 69 Posyandu di Desa Binaan di 13 kecamatan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
”Guna mengetahui perkembangan gizi dan kesehatan Balita secara dini, bagi keluarga yang memiliki Balita diharapkan untuk tidak lupa membawa anaknya ke Posyandu terdekat,” harap Fauziah sembari mengatakan seluruh kader PKK di daerah ini harus dapat menjadi motor penggerak Posyandu yang ada di lingkungannya masing-masing.
PKK Bengkalis Bantu Susu Formula
Kiki
Senin, 05 Maret 2007 - 15:15:44 WIB
BENGKALIS (RiauInfo) - Kekurangan gizi pada anak usia di bawah lima tahun (Balita), bukan saja dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik tetapi juga bisa mengakibatkan kegagalan perkembangan kecerdasan (intelegensi) serta menurunkan produktivitas dan daya kekebalan tubuh.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum
Hasil Evaluasi Pelayanan Publik 2025: Pemprov Riau Sabet Predikat A-, Pelalawan Masih Perlu Berbenah di Posisi B-
Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:48:00 Wib Umum