PEKANBARU (RiauInfo) - Akhir-akhir ini sering ditemukan adanya warga yang dilehernya terdapat kalung berwarna putih dengan ukuran relatif besar. Sepintas lalu orang tersebut terlihat bergaya "metal", karena kalung tersebut mirip yang digunakan anak-anak muda sekarang.
Namun jangan salah. Itu bukanlah kalung biasa untuk bergaya-gaya, tapi merupakan kalung kesehatan yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kalung itu sendiri merupakan hasil penemuan pakar kesehatan dari Jepang yang berasal dari bahan-bahan tertentu yang mengandung khasiat luar biasa bagi kesehatan.
Meski harganya cukup lumayan mahal yakni Rp 1.290.000 per kalung, namun mengingat khasiatnya sangat luar biasa, saat ini banyak masyarakat yang mempergunakannya. Bahkan penggunanya tidak hanya masyarakat biasa saja, para pejabat tinggi di Riau juga banyak menggunakannya.
Syaed Alwi salah seorang distributor kalung biofir itu kepada RiauInfo, Jumat (27/7) mengatakan, pihaknya cukup kewalahan juga dalam melayani permintaan akan kalung tersebut. "Peminatnya tidak dari Pekanbaru saja, tapi juga banyak datang dari luar kota," jelasnya.
Disebutkannya, masyarakat saat ini semakin mengenali khasiat dari kalung biofir ini. Makanya permintaan akan kalung ini terus saja meningkat dari waktu ke waktu. "Dan kami juga selalu mengadakan sosialisasi untuk memperkenalkannya kepada masyarakat," ungkapnya.
Diantaranya Sabtu (28/7) mendatang akan digelar Seminar Bio di Hotel Pangeran, Pekanbaru. Seminar ini langsung menghadirkan pakar-pakar terapi kesehatan dari Jakarta. Sedangkan pesertanya sangat terbatas dan hanya boleh diikuti oleh peserta yang telah memiliki tiket masuk.(Ad)Kalung Biofir Makin Diminati Warga Pekanbaru
Kiki
Jumat, 27 Juli 2007 - 09:33:29 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Akhir-akhir ini sering ditemukan adanya warga yang dilehernya terdapat kalung berwarna putih dengan ukuran relatif besar. Sepintas lalu orang tersebut terlihat bergaya "metal", karena kalung tersebut mirip yang digunakan anak-anak muda sekarang.
Namun jangan salah. Itu bukanlah kalung biasa untuk bergaya-gaya, tapi merupakan kalung kesehatan yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kalung itu sendiri merupakan hasil penemuan pakar kesehatan dari Jepang yang berasal dari bahan-bahan tertentu yang mengandung khasiat luar biasa bagi kesehatan.
Meski harganya cukup lumayan mahal yakni Rp 1.290.000 per kalung, namun mengingat khasiatnya sangat luar biasa, saat ini banyak masyarakat yang mempergunakannya. Bahkan penggunanya tidak hanya masyarakat biasa saja, para pejabat tinggi di Riau juga banyak menggunakannya.
Syaed Alwi salah seorang distributor kalung biofir itu kepada RiauInfo, Jumat (27/7) mengatakan, pihaknya cukup kewalahan juga dalam melayani permintaan akan kalung tersebut. "Peminatnya tidak dari Pekanbaru saja, tapi juga banyak datang dari luar kota," jelasnya.
Disebutkannya, masyarakat saat ini semakin mengenali khasiat dari kalung biofir ini. Makanya permintaan akan kalung ini terus saja meningkat dari waktu ke waktu. "Dan kami juga selalu mengadakan sosialisasi untuk memperkenalkannya kepada masyarakat," ungkapnya.
Diantaranya Sabtu (28/7) mendatang akan digelar Seminar Bio di Hotel Pangeran, Pekanbaru. Seminar ini langsung menghadirkan pakar-pakar terapi kesehatan dari Jakarta. Sedangkan pesertanya sangat terbatas dan hanya boleh diikuti oleh peserta yang telah memiliki tiket masuk.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum
Hasil Evaluasi Pelayanan Publik 2025: Pemprov Riau Sabet Predikat A-, Pelalawan Masih Perlu Berbenah di Posisi B-
Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:48:00 Wib Umum