PEKANBARU (RiauInfo) - Sistem parkir mobil yang amburadul di Bank Mandiri Sudirman Bawah Pekanbaru sering dikeluhkan nasabah bank tersebut. Sebab karena sistem parkirnya amburadul, sering nasabah merasa teraniaya, karena mobilnya terkurung oleh mobil lain dalam waktu cukup lama.
Seperti yang terjadi Jumat (31/8) sekitar pukul 14.00 Wib tadi, mobil seorang nasabah terkurung di areal parkir bagian belakang bank tersebut. Sebab di belakang mobilnya telah parkir pula sebuah mobil orang lain yang rem tangannya sedang aktif pula.
Akibatnya nasabah yang tidak mau menyebutkan namanya itu kelabakan, karena dia harus buru-buru masuk kantor. Pihak petugas parkir yang dipanggilnya untuk mengatasi masalah itu, perjanji akan mencari pemilik mobil itu. Namun lebih setengah jam ditunggu, petugas tersebut tidak juga muncul-muncul.
Sementara jarum jam terus bergerak hampir mendekati pukul pukul 15.00 Wib. Dengan perasaan gusar, nasabah tersebut akhirnya mendatangi kantor Satpam yang ada di bawah gedung tersebut, dan dengan setengah menghiba minta kepada satpam untuk mencari pemilik mobil agar mobilnya bisa keluar dari areal parkir.
Tepat pukul 15.00 Wib akhirnya si satpam berhasil menemukan pemilik mobil. Setelah hampir satu jam, akhirnya drama 'penyederaan' itu berakhir juga. Namun anehnya, baik pihak satpam maupun petugas parkir sama sekali tidak minta maaf kepada nasabah tersebut.
"Malah saya lihat ada rasa tidak senang di wajah petugas parkir itu, karena mungkin dia merasa terpaksa harus mencari pemilik mobil yang menghalangi mobil saya itu. Soalnya waktu itu dia lai asyik ngobrol sama teman-temannya," ujarnya.
Menurut dia, jika Bank Mandiri tetap menggunakan orang itu sebagai petugas parkirnya, pasti banyak nasabah lain yang akan menjadi korban. "Bank Mandiri seharusnya profesional dari segala bidang, tidak hanya di segi pelayanan saja, tapi juga di bidang-bidang lainnya, termasuk urusan parkir kendaraan," tambahnya.
Disebutkannya, kalau banyak nasabah mengalami hal seperti ini, tentu nasabah akan berfikir seratus kali untuk datang lagi ke bank ini. "Walhasil, tentu Bank Mandiri juga yang rugi karena akan ditinggalkan nasabahnya," jelasnya lagi dengan nada kesal.(Ad)Sering Nasabah Merasa 'Teraniaya' di Areal Parkir
Kiki
Jumat, 31 Agustus 2007 - 09:07:18 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sistem parkir mobil yang amburadul di Bank Mandiri Sudirman Bawah Pekanbaru sering dikeluhkan nasabah bank tersebut. Sebab karena sistem parkirnya amburadul, sering nasabah merasa teraniaya, karena mobilnya terkurung oleh mobil lain dalam waktu cukup lama.
Seperti yang terjadi Jumat (31/8) sekitar pukul 14.00 Wib tadi, mobil seorang nasabah terkurung di areal parkir bagian belakang bank tersebut. Sebab di belakang mobilnya telah parkir pula sebuah mobil orang lain yang rem tangannya sedang aktif pula.
Akibatnya nasabah yang tidak mau menyebutkan namanya itu kelabakan, karena dia harus buru-buru masuk kantor. Pihak petugas parkir yang dipanggilnya untuk mengatasi masalah itu, perjanji akan mencari pemilik mobil itu. Namun lebih setengah jam ditunggu, petugas tersebut tidak juga muncul-muncul.
Sementara jarum jam terus bergerak hampir mendekati pukul pukul 15.00 Wib. Dengan perasaan gusar, nasabah tersebut akhirnya mendatangi kantor Satpam yang ada di bawah gedung tersebut, dan dengan setengah menghiba minta kepada satpam untuk mencari pemilik mobil agar mobilnya bisa keluar dari areal parkir.
Tepat pukul 15.00 Wib akhirnya si satpam berhasil menemukan pemilik mobil. Setelah hampir satu jam, akhirnya drama 'penyederaan' itu berakhir juga. Namun anehnya, baik pihak satpam maupun petugas parkir sama sekali tidak minta maaf kepada nasabah tersebut.
"Malah saya lihat ada rasa tidak senang di wajah petugas parkir itu, karena mungkin dia merasa terpaksa harus mencari pemilik mobil yang menghalangi mobil saya itu. Soalnya waktu itu dia lai asyik ngobrol sama teman-temannya," ujarnya.
Menurut dia, jika Bank Mandiri tetap menggunakan orang itu sebagai petugas parkirnya, pasti banyak nasabah lain yang akan menjadi korban. "Bank Mandiri seharusnya profesional dari segala bidang, tidak hanya di segi pelayanan saja, tapi juga di bidang-bidang lainnya, termasuk urusan parkir kendaraan," tambahnya.
Disebutkannya, kalau banyak nasabah mengalami hal seperti ini, tentu nasabah akan berfikir seratus kali untuk datang lagi ke bank ini. "Walhasil, tentu Bank Mandiri juga yang rugi karena akan ditinggalkan nasabahnya," jelasnya lagi dengan nada kesal.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum
Hasil Evaluasi Pelayanan Publik 2025: Pemprov Riau Sabet Predikat A-, Pelalawan Masih Perlu Berbenah di Posisi B-
Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:48:00 Wib Umum