PEKANBARU (RiauInfo) - Deputy Direktur Riaupulp, Fahkrunnas MA Jabbar, menilai bahwa peran Pers sangat besar untuk mengangkat dan mensosialisasi Kebudayaan Melayu baik di Riau maupun Dunia. Pasalnya, kepentingan pers dan nilai budaya dapat menjunjung etika (moral) untuk mewujudkan masyarakat berperadaban.
"Saya yakin dan percaya peran pers dapat menyebarkan informasi sebagai kontrol sosial baik itu ideologi dan kebudayaan. Dan juga sebagai pencerahan dan dialektika pemikiran," ujar Fakhrunnas MA Jabbar dalam sambutanya pada acara Diskusi Panel Budaya Melayu PWI Riau di Aula RCI, Pekanbaru, Rabu (5/9).
Menurutnya, pemanfaatan pers dalam mengangkat budaya melayu hingga mendunia harus digunakan dengan baik. Sehingga sarana sosialisasi yakni penyebaran nilai-nilai yang terkandung dibalik aktivitas sosial yang dilakukan. Menggugah kepekaan masyarakat terhadap isu sosial yang menjadi consep suatu lembaga sosial. Mengalang solidaritas masyarakat dalam wujud keikutsertaan untuk menanggulangi sosial tertentu. Dan membangun masyarakat yang toleran terhadap perbedaan berdasarkan status sosial ekonomi, ideologi dan keyakinan.
"Sehingga masyarakat berpeluang memperoleh informasi yang bersifat pluralistis (majemuk). Dan masyarakat dapat terampil untuk memanfaatkan media demi kepentingan menggalang dukungan bagi tindakan-tindakan yang memliki manfaat besar demi kepentingan umum," kata Fakrunnas.
Fakhrunnas berharap demi mensosialisasikan Budaya Melayu di Riau dan Dunia sekalipun, peran pers digesah untuk dapat memberikan solusi terbaik. Sehingga "Takkan Hilang Budaya Melayu di Bumi". (Dd)"Pers Punya Peran Besar Angkat Kebudayaan"
Kiki
Rabu, 05 September 2007 - 08:01:13 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Deputy Direktur Riaupulp, Fahkrunnas MA Jabbar, menilai bahwa peran Pers sangat besar untuk mengangkat dan mensosialisasi Kebudayaan Melayu baik di Riau maupun Dunia. Pasalnya, kepentingan pers dan nilai budaya dapat menjunjung etika (moral) untuk mewujudkan masyarakat berperadaban.
"Saya yakin dan percaya peran pers dapat menyebarkan informasi sebagai kontrol sosial baik itu ideologi dan kebudayaan. Dan juga sebagai pencerahan dan dialektika pemikiran," ujar Fakhrunnas MA Jabbar dalam sambutanya pada acara Diskusi Panel Budaya Melayu PWI Riau di Aula RCI, Pekanbaru, Rabu (5/9).
Menurutnya, pemanfaatan pers dalam mengangkat budaya melayu hingga mendunia harus digunakan dengan baik. Sehingga sarana sosialisasi yakni penyebaran nilai-nilai yang terkandung dibalik aktivitas sosial yang dilakukan. Menggugah kepekaan masyarakat terhadap isu sosial yang menjadi consep suatu lembaga sosial. Mengalang solidaritas masyarakat dalam wujud keikutsertaan untuk menanggulangi sosial tertentu. Dan membangun masyarakat yang toleran terhadap perbedaan berdasarkan status sosial ekonomi, ideologi dan keyakinan.
"Sehingga masyarakat berpeluang memperoleh informasi yang bersifat pluralistis (majemuk). Dan masyarakat dapat terampil untuk memanfaatkan media demi kepentingan menggalang dukungan bagi tindakan-tindakan yang memliki manfaat besar demi kepentingan umum," kata Fakrunnas.
Fakhrunnas berharap demi mensosialisasikan Budaya Melayu di Riau dan Dunia sekalipun, peran pers digesah untuk dapat memberikan solusi terbaik. Sehingga "Takkan Hilang Budaya Melayu di Bumi". (Dd)Pilihan Redaksi
IndexRahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
SMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Senin, 22 Juni 2026 - 11:53:10 Wib Umum
Haji 2026 Dinilai Sukses, DPR Ungkap Masa Tunggu Berkurang dan Layanan Jemaah Meningkat
Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43:00 Wib Umum
SMSI Riau Gelar Workshop Transformasi New Media dan Jurnalisme di Era Kecerdasan Buatan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:54:00 Wib Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum