PEKANBARU (RiauInfo) - Puluhan rumah yang berada di sepanjang pesisir sungai Sail sampai Jumat (4/4) masih digenangi banjir. Bila dibandingkan kemaren sore, ketinggian air hari ini memang sudah mulai turun. Tapi penurunannya sangat lamban, sehingga diperkirakan 2 atau tiga hari mendatang rumah warga masih tetap digenangi air.
Dari pengamatan RiauInfo di lokasi banjir, bila dibandingkan dangan hari kemaren, penyusutan sektar 20 hingga 30 sentimeter. Padahal biasanya, jika air Sungai Sail meluap, penyusutannya sangat cepat. Hanya dalam waktu satu atau dua hari saja, air biasanya akan benar-benar surut.
Menurut warga setempat, lambatnya air menyusut disebabkan dasar sungai Sail yang bermuara ke Sungai Siak ini sudah sangat dangkal. "Jadi air yang menumpuk di badan sungai jadi lamban mengalir menuju muara sungai, sehingga banjir yang terjadi akan lama menyusutnya," ungkap Putra, salah seorang warga Jalan Bambu Kuning.
Mendangkalnya dasar sungai Sail ini disebabkan tebing-tebing sungai sudah banyak yang runtuh. "Seandainya program turap cepat dilakukan di sungai ini, maka diperkirakan kami tidak akan kebanjiran begitu lama seperti sekarang ini. Air dipastikan akan cepat menyusut," jelasnya.
Karena itu, dia berharap rencana Pemko Pekanbaru membangun turap disepanjang sungai Sail secepatnya direalisasi. "Kalau rencana itu ditunda-tunda terus, kami disini akan terus dihantui banjir setiap hujan deras turun," tambahnya.(Ad)Sungai Sail Makin Dangkal, Luapan Banjir Lambat Menyusut
Kiki
Jumat, 04 April 2008 - 08:24:09 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Puluhan rumah yang berada di sepanjang pesisir sungai Sail sampai Jumat (4/4) masih digenangi banjir. Bila dibandingkan kemaren sore, ketinggian air hari ini memang sudah mulai turun. Tapi penurunannya sangat lamban, sehingga diperkirakan 2 atau tiga hari mendatang rumah warga masih tetap digenangi air.
Dari pengamatan RiauInfo di lokasi banjir, bila dibandingkan dangan hari kemaren, penyusutan sektar 20 hingga 30 sentimeter. Padahal biasanya, jika air Sungai Sail meluap, penyusutannya sangat cepat. Hanya dalam waktu satu atau dua hari saja, air biasanya akan benar-benar surut.
Menurut warga setempat, lambatnya air menyusut disebabkan dasar sungai Sail yang bermuara ke Sungai Siak ini sudah sangat dangkal. "Jadi air yang menumpuk di badan sungai jadi lamban mengalir menuju muara sungai, sehingga banjir yang terjadi akan lama menyusutnya," ungkap Putra, salah seorang warga Jalan Bambu Kuning.
Mendangkalnya dasar sungai Sail ini disebabkan tebing-tebing sungai sudah banyak yang runtuh. "Seandainya program turap cepat dilakukan di sungai ini, maka diperkirakan kami tidak akan kebanjiran begitu lama seperti sekarang ini. Air dipastikan akan cepat menyusut," jelasnya.
Karena itu, dia berharap rencana Pemko Pekanbaru membangun turap disepanjang sungai Sail secepatnya direalisasi. "Kalau rencana itu ditunda-tunda terus, kami disini akan terus dihantui banjir setiap hujan deras turun," tambahnya.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan