Dewi (35) salah seorang penderita Cikungunya menyebutkan penyakit ini telah dideritanya sejak 4 hari yang lalu. Mulanya dia mengalami demam panas, setelah itu seluruh persediannya terasa sakit dan sulit digerakkan, terutama siku tangan dan siku kaki.
Selain dirinya, anak dan suaminya juga mengalami penyakit yang sama. Bahkan tidak itu saja, sebanyak 22 kepala keluarga di sekitarnya tinggal juga mengalami hal yang sama. "Saya sudah berobat ke puskesmas, dan saat ini rasa sakitnya sudah mulai berkurang," ungkapnya.
Sementara itu Azman Masa, Ketua RW setempat mengatakan wilayahnya memang sangat rawan dengan penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk tersebut. Sebab di daerah ini terdapat tempat pengumpulan sampah dan kandang babi.
Kedua tempat ini, menurut dia, sangat diyakini akan menjadi sarang bagi naymuk penyebar penyakit, termasuk penyakit Cikungunya. "Tidaklah heran jika penyakit Cikungunya bewabah disini, karena lokasinya sangat tidak sehat karena ada tempat pengumpul sampah dan kandang babi," ungkapnya.(ad)
Penyakit Cikungunya Mewabah di Muara Fajar, Rumbai
Kiki
Jumat, 17 April 2009 - 14:37:06 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Penyakit Cikungunya saat ini sedang mewabah di Muara Fajar, Rumbai, Pekanbaru. Tidak kurang 22 kepala keluarga di Jalan Gurida, Muara Fajar, saat ini sedang terbaring karena diserang penyakit yang ditularkan lewat nyamuk tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan