"Belum pernah ada tindakan pemerintah setempat untuk menuntut atau mencabut izin perusahaan yang telah melakukan pembakaran di lahan mereka. Ini bukti yang menunjukkan tidak seriusnya pemerintah daerah untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang terjadi setiap tahun di Riau,"ungkap ketua Dewan Walhi Riau Jhoni S Mundung kepada RiauInfo, Rabu (3/6/2009) di Pekanbaru.
Sementara Walhi Riau menyetakan telah melakukan tuntutan terhadap puluhan perusahaan yang membiarkan karhutla terjadi di lahan mereka. Menurut Jhoni, hampir setiap tahun Walhi menuntut sejumlah perusahaan di Riau terkait dengan karhutla tersebut.
"Untuk tahun ini mungkin akan ada lagi perusahaan yang akan kita tuntut. Sebelumnya Walhi mengumpulkan data dan fakta yang terkait dengan karhutla di Riau pada tahun ini. Pada tahun-tahun sebelumnya telah ada sekitar 10 perusahaan yang kita tuntut,"ungkap Jhoni S Mundung.(Surya)
SEJUMLAH PERUSAHAAN TERLIBAT... Walhi Desak Pemerintah Tegas Tanggulangi Karhutla di Riau
Kiki
Rabu, 03 Juni 2009 - 13:53:02 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau meminta pemerintah daerah serius menuntaskan masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Walhi menilai tidak ada upaya pemerintah setempat untuk menuntut perusahaan yang mengalami karhutla di areal perkebunannya selama ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan