Aksi ugal-ugalan itu tidak jarang membuat pengguna jalan lain merasa risih jika melewati jalur jalan tersebut. Selain khawatir dengan korban kecelakaan, akses jalan yang menyempit akibat kerumunan penonton juga kian menambah rasa was-was pengguna jalan lainnya.
Semetara itu, kegiatan bundaran yang diramaikan oleh pedagang kaki lima (PKL) dan jasa mainan anak tetap lancar seperti baisanya. Meski nyaris setiap malam aksi balapan liar terjadi, sejumlah PKL megaki tidak merasa kawatir lagi dengan kehadiran balapan liar.
"Kita jadi penonton terbaik aja lagi. KKadang mereka juga menjadi salah satu pengundang keramaian gi bundaran ini. Meski pun yang menonoton balap liar ini tidak akan membeli dagangan kami, namun balapan liar sering menjadi tontonan warga lainnya,"ungkap seorang PKL kepada RiauInfo.(Surya)
Aksi Balap Liar Jadi 'Hiburan' Sejumlah Warga
Kiki
Jumat, 22 Januari 2010 - 14:49:57 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kawasan Jalan Cut Nyak Dien kembali diramaikan oleh aksi ugal-ugalan pelaku balapan liar. Aksi kebut-kebutan itu dilakukan oleh sejumlah anak belasan tahun atau Anak Baru Gede (ABG) dengan sepeda motornya. Aksi ugal-ugalan tersebut selalu menjadi tontotanan tersendiri bagi sejumlah pengunjung bundaran. Tidak jarang kerumunan warga yang menonton mengakibatkan terturtupnya akses jalan Cut Nyak Doien tersebut.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Pedoman Baru Mahkamah Agung: Buru Pidana Pajak, Kerugian Negara Bisa Ditagih ke Ahli Waris
Sabtu, 09 Mei 2026 - 13:58:00 Wib Hukrim