PEKANBARU (RiauInfo): PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan Universitas Lancang Kuning (Unilak) kemarin menandatangani Memorandum of Understanding (MoU, nota kesepahaman) tentang kerja sama di bidang Teknik Elektro/Ketenagalistrikan. Fokus kerjasama adalah peningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknik elektro/ketenagalistrikan melalui jalur pendidikan dan pelatihan, pengajaran, penelitian dan kajian, serta pengabdian pada masyarakat.
’’Kita mengakui adanya keterbatasan yang kita miliki. Bantuan dari dunia industri seperti ini memberikan peluang yang besar untuk meningkatkan kegiatan belajar mengajar yang ideal sehingga terwujud tujuan pendidikan yang bermutu,” ungkap Dekan Fakultas Teknik Ir. Virgo Trisep Haris, MT dalam acara yang berlangsung di ruang rapat Fakultas Teknik Unilak, Rumbai, Pekanbaru.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan Fakultas Teknik Unilak dan General Manager PGPA CPI Usman Slamet yang juga disaksikan para pembantu dekan, para ketua jurusan, serta dosen fakultas teknik. Dari CPI tampak hadir juga Manager PGPA Specific Area Iwan Tofani Iljas dan Team Manager T&D Minas Operation Radpandji Edy Widjaja.
Kemitraan merupakan bagian dari University Relationship Program (URP), sebuah program kerja sama yang dijalankan Chevron Corporation dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program ini bersifat non cost recovery. ’’Chevron memiliki opportunity yang besar untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. Dalam kerja sama ini, kami akan berbagi pengetahuan mengenai tenaga pembangkitan yang selama ini mendukung operasi CPI yang 98 persen karyawannya adalah karyawan nasional. Ini merupakan sinergi yang baik antara kedua belah pihak menuju sebuh kemitraan yang harmonis,” tutur Usman Slamet.
Melalui MoU ini, CPI akan memberikan bantuan pendidikan dan pelatihan, penelitian, evaluasi dan kajian sistem ketenagalistrikan. Selain itu, CPI juga akan memberikan kesempatan kepada staf pengajar dan mahasiswa Unilak untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan Bidang Teknik Elektro/Ketenagalistrikan. MoU ini berdurasi selama lima tahun.
Fakultas Teknik Unilak, yang berdiri sejak 1983, tidak saja memiliki kedekatan geografis tapi juga memiliki hubungan emosional dengan CPI. Ketika awal berdiri, staf pengajar di fakultas ini juga didukung oleh para engineer yang bekerja di lingkungan CPI. ’’Dan hubungan kemitraan ini membuka cakrawala dalam peningkatan mutu yang ada di fakultas kami sekaligus menjadi peluang bagi kami untuk meningkatkan kualitas, termasuk dalam hal penelitian di bidang ketenagalistrikan,” ujar Ketua Jurusan Teknik Elektro Ir.Eddon Mufrizon, MT. Dengan begitu, para lulusan Unilak diharapkan semakin kompetitif.
Pada awal tahun ini, CPI juga pernah menandatangani kerja sama serupa dengan Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR). Program URP merupakan upaya Chevron untuk meningkatkan kualitas SDM tempatan.(ad/rls)
DARI PROGRAM UNIVERSITY RELATIONSHIP PROGRAM (URP) CPI-Unilak Teken MoU di Bidang Ketenagalistrikan
Kiki
Rabu, 22 Desember 2010 - 09:14:19 WIB
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis