PEKANBARU (RiauInfo) – Indosat menghadirkan layanan jaringan 5G di Kota Pekanbaru, Riau, melalui rangkaian program dan pengembangan jaringan yang diperkenalkan dalam acara Kumpul Media bersama Indosat Leaders di Laksamana Muda Coffee & Live Space, Jalan Soekarno Hatta Nomor 39, Pekanbaru, Minggu, 4 Oktober 2026.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah pimpinan Indosat untuk menjelaskan pengembangan Indosat 5G di Pekanbaru, manfaat jaringan 5G bagi aktivitas masyarakat, strategi pengembangan jaringan, serta berbagai produk yang mendukung penggunaan konektivitas berkecepatan tinggi.
Executive Vice President (EVP) Head of Circle Sumatera Indosat, Agus Sulistio, mengatakan kehadiran 5G di Pekanbaru menjadi bagian dari keseriusan Indosat mengembangkan jaringan di daerah yang dinilai memiliki potensi ekonomi dan digital cukup besar.
"Ini menjadi tonggak kita memulai pengembangan 5G di Kota Pekanbaru," kata Agus Sulistio.
Menurut Agus, Pekanbaru memiliki potensi besar karena jumlah penduduk dan tingginya aktivitas masyarakat usia produktif. Ia menyebut kebutuhan konektivitas digital semakin penting seiring berkembangnya streaming, gaming, content creation, media sosial, hingga aktivitas ekonomi digital.
Agus Sulistio mengatakan konektivitas digital tidak hanya dibutuhkan untuk aktivitas hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital. Menurutnya, pengembangan jaringan tersebut diarahkan untuk mendukung masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi digital secara lebih optimal.
"Jadi kita bukan cuma melihat dan menjadi penonton, tapi kita menjadi bagian dari ekosistem digital ini," ujar Agus.
5G untuk Aktivitas Digital Masyarakat Pekanbaru
Senior Vice President (SVP) Head of Region Central Sumatera Indosat, Anjaya Satria Adinata, mengatakan pengembangan 5G di Pekanbaru didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan pengalaman masyarakat dalam menggunakan layanan digital.
Anjaya mencontohkan penggunaan 5G untuk live streaming, gaming, pengunduhan konten berkapasitas besar, pekerjaan jarak jauh, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Menurutnya, kecepatan jaringan 5G Indosat dalam pengujian dapat mencapai sekitar 500 Mbps. Kecepatan tersebut dinilai dapat membantu pengguna melakukan berbagai aktivitas yang membutuhkan kapasitas jaringan lebih besar.
"Semoga dengan adanya 5G yang sudah merata di Pekanbaru, kita akan selalu improve ke depannya untuk kemajuan digital di Pekanbaru," kata Anjay S Adinata.
Anjay juga menyoroti literasi digital di Riau yang masih belum masuk 10 besar nasional. Pengembangan jaringan 5G diharapkan turut mendukung peningkatan pemanfaatan teknologi digital masyarakat di Pekanbaru dan Riau.
Produk dan Program 5G Indosat
SVP Head of Growth Circle Sumatera Indosat, M. Andre Reinaldy H, menjelaskan sejumlah produk yang dapat digunakan pelanggan untuk menikmati layanan 5G. Andre mengatakan Indosat memiliki beberapa merek dan layanan, antara lain IM3, Tri, Platinum, serta HiFi Air.
Untuk pelanggan IM3, Andre menjelaskan terdapat produk dengan kuota utama dan tambahan bonus 5G. Paket tersebut juga dilengkapi sejumlah benefit digital, termasuk akses layanan seperti Adobe Express dan platform hiburan.
Sementara untuk pelanggan Tri, Indosat menawarkan paket harian dan mingguan. Salah satu contoh yang dipaparkan adalah paket lima hari dengan kuota 13 GB seharga Rp23 ribu, yang juga disertai benefit Adobe Express selama enam bulan.
Indosat juga memperkenalkan modem 5G untuk layanan HiFi Air. Ia menyebut harga normal modem tersebut berada di kisaran Rp2 juta, sedangkan dalam program khusus Pekanbaru harga yang ditawarkan menjadi Rp699 ribu, termasuk kuota 75 GB yang berlaku selama 30 hari.
Andre mengatakan pelanggan juga dapat memperoleh layanan melalui berbagai kanal distribusi, mulai dari outlet, aplikasi, mitra, hingga sejumlah platform e-commerce dan layanan pembayaran digital.
Indosat Siapkan Kompetisi Media di Pekanbaru
Selain pengembangan jaringan dan produk, Indosat juga menyiapkan program khusus untuk media di Pekanbaru. Andre mengatakan media writing competition akan berlangsung pada 30 Oktober hingga 30 November 2026.
Program tersebut ditujukan bagi media di Pekanbaru dan akan menyediakan hadiah berupa smartphone dan tablet. Indosat menyatakan informasi lebih lanjut mengenai program tersebut akan disampaikan kepada media menjelang pelaksanaan.
Andre menyebut Pekanbaru menjadi salah satu kota penting dalam pengembangan jaringan 5G Indosat di Sumatera. Menurutnya, Indosat ingin kehadiran jaringan 5G tidak hanya berdampak terhadap penggunaan produk, tetapi juga mendukung perkembangan ekosistem digital masyarakat.
Teknologi dan Kesiapan Jaringan
VP Head of Technology Sumatera Indosat, Irvan Kurniawan, mengatakan perkembangan aktivitas masyarakat Pekanbaru membuat kebutuhan terhadap konektivitas yang nyaman dan andal semakin meningkat.
Irvan menyebut streaming, bekerja dari rumah, gaming, serta penggunaan AI sebagai sejumlah aktivitas yang membutuhkan konektivitas berkualitas. Karena itu, Indosat tidak hanya menekankan aspek teknologi, tetapi juga pengalaman pelanggan.
"Indosat sekarang lebih mengedepankan selain konektivitas, tapi juga kenyamanan dan juga kehandalan dari jaringan Indosat itu sendiri," ujarnya.
Dalam sesi tanya jawab, jajaran Indosat menjelaskan bahwa pelanggan tidak perlu mengganti kartu apabila perangkat yang digunakan sudah mendukung jaringan 5G. Perangkat yang kompatibel dengan 5G dapat terhubung ke jaringan 5G secara otomatis sesuai dukungan perangkat dan kondisi jaringan.
Indosat juga memastikan jaringan 4G tetap dipertahankan untuk perangkat yang belum mendukung 5G. Dengan demikian, pengembangan jaringan 5G tidak berarti menghilangkan layanan 4G yang masih digunakan pelanggan.
Terkait indikator 5G pada perangkat, Andre menjelaskan sebagian perangkat mungkin membutuhkan pembaruan perangkat lunak sebelum dapat menggunakan jaringan 5G secara optimal. Hal tersebut berkaitan dengan dukungan perangkat terhadap frekuensi dan implementasi jaringan 5G yang digunakan.
Andre juga menyampaikan bahwa pengujian jaringan Indosat 5G menunjukkan kecepatan unduh lebih dari 500 Mbps dalam kondisi tertentu. Menurut Andre, angka tersebut menunjukkan kemampuan jaringan 5G untuk mendukung aktivitas mobile yang membutuhkan kecepatan tinggi.
Indosat Klaim 5G Telah Menjangkau Pekanbaru
Dalam pemaparan kepada media, Indosat menyatakan jaringan 5G telah menjangkau berbagai lokasi di Pekanbaru, termasuk pusat perbelanjaan, universitas, sekolah, tempat ibadah, kafe, rumah sakit, hotel, objek wisata, stadion, dan bandara.
Anjaya Satria Adinata mengatakan pengembangan tersebut diarahkan agar manfaat 5G dapat dirasakan dalam berbagai aktivitas masyarakat, bukan hanya pada penggunaan internet berkecepatan tinggi.
Indosat juga menyatakan Pekanbaru menjadi kota yang dinilai memiliki potensi penting bagi pengembangan jaringan 5G di Sumatera. Kehadiran 5G di Pekanbaru disebut sebagai bagian dari komitmen Indosat untuk memperluas konektivitas dan mendukung transformasi digital.
Dalam sesi dialog dengan media, Indosat juga menegaskan jaringan 5G akan terus dipantau dan ditingkatkan. Monitoring dilakukan untuk memastikan pengalaman pelanggan tetap optimal setelah implementasi jaringan berjalan.
Indosat berharap pengembangan 5G di Pekanbaru dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital secara lebih luas. Selain memberikan pengalaman konektivitas yang lebih cepat, jaringan tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi digital, content creation, gaming, streaming, pekerjaan jarak jauh, dan pemanfaatan AI.
Kehadiran Indosat 5G di Pekanbaru mengusung pesan "Connecting Better, Growing Together". Indosat menempatkan pengembangan jaringan tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung ekosistem digital dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Riau, khususnya Kota Pekanbaru.