JAKARTA (RiauInfo) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajak jajaran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pertemuan bersama pengusaha KADIN Pusat dan KADIN Daerah seluruh Indonesia di Jakarta, Jumat (31/7/2026). Dari Provinsi Riau, Ketua Umum KADIN Riau Masuri SH menghadiri kegiatan tersebut didampingi Wakil Ketua Umum Delisis Hasanto dan Wakil Ketua Umum Yahya.

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 150 pengusaha KADIN Pusat, KADIN Daerah, serta perwakilan himpunan dan asosiasi pengusaha dari seluruh Indonesia itu, Presiden Prabowo juga menyapa Ketua Umum KADIN Riau Masuri SH. Masuri kemudian berdiri dari tempat duduknya sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden.
KADIN Paparkan Program Prioritas
Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie dalam pengantarnya mengingatkan kembali arahan Presiden Prabowo satu tahun sebelumnya mengenai potensi gejolak global, mulai dari perang dagang hingga konflik fisik, yang berimplikasi terhadap ketahanan pangan, energi, dan ekonomi nasional.

Anindya Bakrie menegaskan KADIN merupakan mitra strategis pemerintah sekaligus wadah dunia usaha sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Menurut Anindya Bakrie, kontribusi dunia usaha mencapai sekitar 92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia melalui konsumsi, investasi, dan ekspor.
"KADIN merupakan mitra strategis pemerintah dan wadah dunia usaha sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945," kata Anindya Bakrie dalam pengantar pertemuan.
KADIN Indonesia juga memaparkan empat program Quick Wins yang sedang dijalankan, yaitu Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Tugas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang menerbitkan white paper bertajuk Health is the New Wealth, program Pengiriman dan Sertifikasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni untuk mendukung target pembangunan tiga juta rumah.
Selain itu, KADIN memperkenalkan langkah diplomasi ekonomi melalui pembentukan Kadin Global Engagement Office (GEO) serta program We Buy From Indonesia yang bertujuan memperkenalkan produk dan rantai pasok Indonesia ke pasar internasional.
Presiden Soroti Kolaborasi dan Geopolitik
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyapa jajaran pimpinan KADIN Indonesia, para Ketua KADIN daerah, menteri, serta pejabat kabinet yang hadir sebelum menyampaikan pandangannya mengenai pembangunan nasional.
Presiden Prabowo menegaskan pembangunan bangsa merupakan proses jangka panjang yang memerlukan kolaborasi antara elite politik, ekonomi, intelektual, dan budaya. Presiden menyampaikan bahwa negara yang berhasil adalah negara yang para pemimpinnya mampu bekerja sama secara harmonis.
"Pembangunan bangsa adalah proses panjang yang membutuhkan kolaborasi antara elit politik, ekonomi, intelektual, dan budaya," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo juga mengapresiasi pencapaian swasembada pangan yang dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri bangsa dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia. Presiden mengaitkan ketahanan pangan sebagai salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, termasuk konflik di Ukraina, Gaza, kawasan Timur Tengah, hingga situasi di Myanmar. Presiden menyampaikan bahwa perkembangan tersebut memberikan dampak terhadap harga pangan dan energi dunia.
Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas aktif atau non-blok dengan tetap menjaga hubungan baik bersama seluruh kekuatan besar dunia, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Jepang, India, dan negara lainnya. Indonesia juga menyatakan kesiapan menjadi mitra dialog perdamaian apabila diminta.
Mengakhiri arahannya, Presiden mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia merupakan aset strategis yang sejak lama menjadi perhatian dunia. Karena itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk dunia usaha, untuk tetap bersatu, bijaksana, dan waspada dalam menjaga kepentingan nasional.

Pertemuan Presiden Republik Indonesia dengan pengusaha KADIN Pusat dan KADIN Daerah seluruh Indonesia tersebut menjadi forum komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperkuat sinergi menghadapi tantangan ekonomi global. Berdasarkan rekaman resmi Sekretariat Presiden, pembahasan berfokus pada penguatan kolaborasi, ketahanan nasional, dan peningkatan kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan Indonesia.
Pada akhir acara, Presiden Prabowo menyempatkan diri berfoto bersama seluruh Ketua KADIN dari berbagai daerah di Indonesia sebagai penutup rangkaian pertemuan.