Wakil Ketua I PB PON Riau, Ahmadsyah Harrofie di Pekanbaru menyebutkan angka itu sudah tidak ada penambahan lagi karena sesuai kuota. Dari pendaftaran entry by name ini, Jawa Barat merupakan provinsi yang terbanyak mendaftarkan atletnya.Jawa Barat telah mendaftarkan atlitnya sebanyak 8707 orang dan ofisial sebanyak 396 orang. Sedangkan DKI Jakarta sebanyak 695 atlet dan 288 ofisial, kemudian Riau dengan 691 atlet dan 143 ofisial, dilanjutkan Jawa Timur, Jateng, kaltim dan Bali yang mengirim diatas 400 atlet.Dengan dirampungkannya data entry by name ini, maka PB PON tinggal menunggu data akreditasi hingga 9 Agustus mendatang, dan semua antry by name akan diverifikasi antara data yang di IT dengan manual.
Nantinya setelah diverifikasi, akan dicocokkan dengan yang lolos di Pra PON. Sebab jika tidak dicocokkan, dikhawatirkan ada provinsi memasukkan data atlet yang tidak lolos PON. Hal ini tentunya harus dihindari.(zas)
Seluruh Provinsi Tuntaskan Entry By Name
Kiki
Selasa, 19 Juni 2012 - 09:16:36 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai hari terakhir Sabtu (16/6) sudah seluruh provinsi mendaftarkan entry by name ke PB Pekan Olahraga nasional (PON) XVIII melalui sarana IT yang disediakan. Berdasarkan data terakhir diketahui atlet dan offisial yang sudah entry by name berjumlah 10.894.
Pilihan Redaksi
IndexStamina Menurun Jangan Selalu Salahkan Usia, Kenali Sinyal Hormon dan Diabetes
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Olahraga
Bukan Sekadar Laga Tenis Meja, Fun Pingpong Ini Perkuat Sinergi PWI dan SKK Migas
Kamis, 30 Juli 2026 - 18:55:00 Wib Olahraga
Technical Meeting Rampung, PWI Riau Siap Gelar Fun Tenis Meja Bersama SKK Migas dan EMP Bentu
Rabu, 29 Juli 2026 - 17:53:00 Wib Olahraga
Andre Zaky dari Pekanbaru Raih Gelar PWI Pokja Pekanbaru Billiard Championship 2025
Ahad, 30 November 2025 - 09:21:25 Wib Olahraga
Keberhasilan Mandiri: Taekwondoin Atlet Muda Riau Borong Empat Medali, Berjuang Tanpa Dukungan Penuh
Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:02:05 Wib Olahraga