Pekanbaru Kerugian meterial akibat bencana banjir di Provinsi Riau masih dalam proses penghitungan. Data dari Posko BKS Provinsi Riau jumlah masyarakat yang terkena atau korban banjir jumlahnya lebih 19 ribu KK yang tersebar di 137 desa/kelurahan dalam wilayah 37 kecamatan di 9 kabupaten/kota.
Dari jumlah masyarakat yang terkena banjir tersebut lebih kurang 7.609 jiwa yang dikhawatirkan rawan pangan akibat terendam atau putusnya jalan menuju lokasi pemukiman penduduk.
Adapun dari jumlah masyarakat yang terkena banjir itu, jumlah keluarga yang mengungsi atau diungsikan berjumlah 2.026 Kepala Keluarga (KK). Sementara rumah penduduk yang hanyut 4 buah yang terdiri 2 rumah di Kabupaten Kampar dan 2 buah rumah di kabupaten Rokan Hulu.
Jumlah Kepala Keluarga yang mengungsi terbanyak terdapat di Kabupten Kampar mencapai 1.388 Kepala Keluarga (KK). Menyusul kabupaten Indragiri Hulu 427 KK, Kabupaten Rokan Hilir 181 KK dan Kabupaten Rokan Hulu 30 KK.
Sementara itu jumlah barang bantuan yang telah disalurkan kepada korban banjir seluruh kabupaten/kota yang dilanda banjir berjumlah 133.000 kilogram beras, 12.000 bungkus Mie instan, 3.100 botol minyak goreng, 21.120 botol kecap, 21.120 botol sambal.
Selain itu juga diberikan bantuan kepada kabupaten yang dilanda banjir berupa 9 buah perahu yang terbuat dari fiber anti pecah bantuan dari Departemen Sosial Republik Indonesia.
Kabupaten Kampar mendapat 2 buah perahu, Kabupaten Rokan Hilir 2 buah, Kabupaten Rokan Hulu 2 buah, Kabupaten Indragiri Hulu 1 buah, kabupaten Kuansing 1buah dan Kabupaten Pelalawan 1 buah. Disamping itu juga diberikan 7 buah perahu karet kepada daerah yang terkena banjir tersebut.***Korban Banjir Lebih 19 Ribu KK
Kiki
Selasa, 02 Januari 2007 - 07:19:00 WIB
Pekanbaru Kerugian meterial akibat bencana banjir di Provinsi Riau masih dalam proses penghitungan. Data dari Posko BKS Provinsi Riau jumlah masyarakat yang terkena atau korban banjir jumlahnya lebih 19 ribu KK yang tersebar di 137 desa/kelurahan dalam wilayah 37 kecamatan di 9 kabupaten/kota.
Dari jumlah masyarakat yang terkena banjir tersebut lebih kurang 7.609 jiwa yang dikhawatirkan rawan pangan akibat terendam atau putusnya jalan menuju lokasi pemukiman penduduk.
Adapun dari jumlah masyarakat yang terkena banjir itu, jumlah keluarga yang mengungsi atau diungsikan berjumlah 2.026 Kepala Keluarga (KK). Sementara rumah penduduk yang hanyut 4 buah yang terdiri 2 rumah di Kabupaten Kampar dan 2 buah rumah di kabupaten Rokan Hulu.
Jumlah Kepala Keluarga yang mengungsi terbanyak terdapat di Kabupten Kampar mencapai 1.388 Kepala Keluarga (KK). Menyusul kabupaten Indragiri Hulu 427 KK, Kabupaten Rokan Hilir 181 KK dan Kabupaten Rokan Hulu 30 KK.
Sementara itu jumlah barang bantuan yang telah disalurkan kepada korban banjir seluruh kabupaten/kota yang dilanda banjir berjumlah 133.000 kilogram beras, 12.000 bungkus Mie instan, 3.100 botol minyak goreng, 21.120 botol kecap, 21.120 botol sambal.
Selain itu juga diberikan bantuan kepada kabupaten yang dilanda banjir berupa 9 buah perahu yang terbuat dari fiber anti pecah bantuan dari Departemen Sosial Republik Indonesia.
Kabupaten Kampar mendapat 2 buah perahu, Kabupaten Rokan Hilir 2 buah, Kabupaten Rokan Hulu 2 buah, Kabupaten Indragiri Hulu 1 buah, kabupaten Kuansing 1buah dan Kabupaten Pelalawan 1 buah. Disamping itu juga diberikan 7 buah perahu karet kepada daerah yang terkena banjir tersebut.***Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan