PEKANBARU (RiauInfo) – Sungai Kampar dan Rokan kembali meluap. Sejumlah daerah dialiran kedua sungai itu banjir. Di Kecamatan Siak Hulu, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu dan Kecamatan Perhentian Raja, sejumlah desa terendam. Begitu juga di lima Kepenghuluan di dalam wilayah Kecamatan Bangkopusako, meliputi Bangkopusako, Angkokiri, Bangkokanan, Bangkojaya, Bangkomakmur dan Siemanasib.
Akhir tahun sampai awal bulan tahun ini sejumlah desa/kelurahan di 6 kabupaten dan 2 kota di Riau juga dilanda banjir. Banjir ketika itu cukup banyak menelan korban. Korban jiwa saja mencapai 9 orang.
Data dari Badan Kesejahteraan Sosial mencatat setidaknya 9 orang tewas. Korban jiwa terdapat di Kampar 3 orang, Pekanbaru, Pelelawan dan Rohul masing-masing 2 korban jiwa.
Selain itu banjir juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum, seperti jalan sepanjang 35,150 kilometer, jembatan 39 unit, sekolah 147 unit, dan rumah ibadah sebanyak 117 unit. Selain itu ribuan unit bangunan rumah warga dan fasilitas umum lainnya terendam dan rusak. Begitu juga dengan lahan-lahan pertanian dan ternak warga hanyut diseret arus. Banjir akhir tahun hingga pertengah bulan awal tahun ini meliputi 6 kabupaten dan 2 kota.
Data yang dikeluarkan Kesejahteraan Sosial Riau beberapa waktu lalu kerugian akibat banjir mencapai Rp 266 miliar lebih. kerugian yang paling besar diderita pihak Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mencapai Rp 87 miliar, diikuti Kabupaten Rokan Hilir sebesar Rp 68 miliar.***Banjir Riau, 9 Meninggal dan Kerugian Materil Rp266 M
Kiki
Selasa, 30 Januari 2007 - 03:49:50 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) – Sungai Kampar dan Rokan kembali meluap. Sejumlah daerah dialiran kedua sungai itu banjir. Di Kecamatan Siak Hulu, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu dan Kecamatan Perhentian Raja, sejumlah desa terendam. Begitu juga di lima Kepenghuluan di dalam wilayah Kecamatan Bangkopusako, meliputi Bangkopusako, Angkokiri, Bangkokanan, Bangkojaya, Bangkomakmur dan Siemanasib.
Akhir tahun sampai awal bulan tahun ini sejumlah desa/kelurahan di 6 kabupaten dan 2 kota di Riau juga dilanda banjir. Banjir ketika itu cukup banyak menelan korban. Korban jiwa saja mencapai 9 orang.
Data dari Badan Kesejahteraan Sosial mencatat setidaknya 9 orang tewas. Korban jiwa terdapat di Kampar 3 orang, Pekanbaru, Pelelawan dan Rohul masing-masing 2 korban jiwa.
Selain itu banjir juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum, seperti jalan sepanjang 35,150 kilometer, jembatan 39 unit, sekolah 147 unit, dan rumah ibadah sebanyak 117 unit. Selain itu ribuan unit bangunan rumah warga dan fasilitas umum lainnya terendam dan rusak. Begitu juga dengan lahan-lahan pertanian dan ternak warga hanyut diseret arus. Banjir akhir tahun hingga pertengah bulan awal tahun ini meliputi 6 kabupaten dan 2 kota.
Data yang dikeluarkan Kesejahteraan Sosial Riau beberapa waktu lalu kerugian akibat banjir mencapai Rp 266 miliar lebih. kerugian yang paling besar diderita pihak Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mencapai Rp 87 miliar, diikuti Kabupaten Rokan Hilir sebesar Rp 68 miliar.***Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan