Menteri Pertanian RI Anton Apriantono saat mengunjungi peternakan Riau Farm di Pekanbaru kemaren mengatakan, 28 persen daging yang dipasokan untuk kebutuhan masyarakat Indonesia masih berasal dari luar negeri. "Ini memang sudah menjadi kenyataan," ujarnya.
Seharusnya, menurut dia, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor daging sapi karena potensinya di Indonesia sangat besar. Hanya saja masih sedikit orang yang mampu memanfaatkan potensi besar itu untuk memproduksi sapi lebih banyak.
Makanya dia sangat mendukung pendirian usaha peternakan berskala besar di Riau seperti yang dilakukan Riau Farm ini. "Melalui usaha ini diharapkan kebutuhan sapi untuk masyarakat Indonesia bisa lebih dipenuhi," ujarnya.
Anton menyebutkan bahwa keberadaan Riau Farm sangat penting sebagai salah satu industri peternakan di tanah air. Tujuannya adalah untuk dapat menutupi kekurangan pasokan daging di tanah air. Kalau jadi, ujarnya, ini bisa yang terbesar.
Dia juga menyebutkan bahwa setidaknya saat ini diperlukan sebanyak tujuh perusahaan peternakan skala besar untuk menutupi kekurangan pasokan peternakan ini. Pihaknya juga selalu mengajak investor, juga para pengusaha dalam negeri untuk dapat mengembangkan peternakan ini.
Selain peternakan yang besar, hanya peternakan-peternakan rakyat yang ada saat ini. Jumlahnya cukup banyak, namun belum bisa bersaing dalam hal produksi pengembangan.(Ad)
Mentan: 28 Persen Daging Masih Impor
Kiki
Senin, 05 Februari 2007 - 01:37:26 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini produksi daging hasil dihasilkan peternak di Indonesia belum bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri. Akibatnya Indonesia terpaksa masih mengimpor daging sapi dari luar negeri.
Pilihan Redaksi
IndexKadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Senin, 21 September 2026 - 10:11:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Ahad, 20 September 2026 - 15:00:34 Wib Ekonomi & Bisnis
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Ahad, 20 September 2026 - 14:44:35 Wib Ekonomi & Bisnis
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Ahad, 20 September 2026 - 10:36:25 Wib Ekonomi & Bisnis