BENGKALIS (RiauInfo) - Tanpa diduga dan tak disangka-sangka, dua makanan ringan dari Kabupaten Bengkalis, yaitu lempuk durian dan berbagai aneka manisan, menjadi makanan yang paling diminati para peserta yang hadir dalam acara Jamuan Coffee Morning yang diselenggarakan bersamaan dengan pameran hasil kerajinan dan kesenian daerah yang ditaja Ria Pembangunan RI di Istana Bogor, Selasa (13/3) lalu.
Dijelaskan Ketua Dekranasda Bengkalis, Ny Fauziah Syamsurizal mengatakan, turut hadir dalam jamuan yang diikuti sekitar 400 peserta itu diantaranya Ketua Ria Pembangunan RI Ny Hj Ani Yudhoyono, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Ny Mufidah Kallah dan Ketua Dekranasda Riau Ny Hj Septina Rusli. Selain itu juga sejumlah isteri para duta besar negara sahabat dan para menteri.
Masih menurut Ny Fauziah, selain menikmati kelezatan lempuk durian dan manisan yang kita bawa, para peserta umumnya juga langsung menanyakan secara detail bagaimana proses pembuatan kedua makanan tersebut.
”Lebih-lebih lempuk durian. Tidak terkecuali para istri duta besar dan menteri yang hadir. Bahkan para isteri duta besar dan menteri ini yang paling banyak bertanya tentang bagaimana proses pembuatan lempuk durian,” terang Ny Fauziah yang dalam kegiatan itu didampingi dua pengurus Dekranasda Bengkalis, yaitu Ny Hj Norma Rospian dan Ny Hj Ita Bustami.
Ketertarikan para isteri duta besar dan menteri itu, kata Ny Fauziah, disebabkan mereka hanya mengetahui bahwa lempuk yang paling lezat rasanya itu adalah lempuk durian dari Kabupaten Bengkalis.
Ditambahkan Fauziah yang dihubungi di kediaman resmi bupati Bengkalis, Kamis (15/3) kemarin, dalam pameran tersebut, Dekranasda Bengkalis membawa beberapa jenis manisan. Seperti, manisan kulit jeruk, terung asam, buah cermai, buah renda dan pepaya.
“Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Manisan dan lempuk yang dibawa, semuanya habis terjual pada saat pameran di Istana Bogor. Hal ini tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri,” tambah isteri bupati Bengkalis ini seraya mengatakan pameran itu diikuti dua provinsi, yaitu Riau dan Kalimantan Tengah.
Lebih jauh Fauziah mengatakan, dalam kegiatan yang juga merupakan ajang untuk promosi produk daerah, Dekranasda Bengkalis membawa puluhan paket manisan dan lempuk durian yang dibawa ke Istana Bogor untuk dipamerkan.
”Alhamdulillah, semuanya laku terjual. Tak satupun yang dibawa pulang ke Bengkalis. Begitu pula dengan produk-produk lain hasil para pengerajinan dari daerah ini yang kita bawa,” imbuhnya.Lempuk Dan Manisan Bengkalis Menjadi Makanan Favorit
Kiki
Kamis, 15 Maret 2007 - 12:15:51 WIB
BENGKALIS (RiauInfo) - Tanpa diduga dan tak disangka-sangka, dua makanan ringan dari Kabupaten Bengkalis, yaitu lempuk durian dan berbagai aneka manisan, menjadi makanan yang paling diminati para peserta yang hadir dalam acara Jamuan Coffee Morning yang diselenggarakan bersamaan dengan pameran hasil kerajinan dan kesenian daerah yang ditaja Ria Pembangunan RI di Istana Bogor, Selasa (13/3) lalu.
Dijelaskan Ketua Dekranasda Bengkalis, Ny Fauziah Syamsurizal mengatakan, turut hadir dalam jamuan yang diikuti sekitar 400 peserta itu diantaranya Ketua Ria Pembangunan RI Ny Hj Ani Yudhoyono, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Ny Mufidah Kallah dan Ketua Dekranasda Riau Ny Hj Septina Rusli. Selain itu juga sejumlah isteri para duta besar negara sahabat dan para menteri.
Masih menurut Ny Fauziah, selain menikmati kelezatan lempuk durian dan manisan yang kita bawa, para peserta umumnya juga langsung menanyakan secara detail bagaimana proses pembuatan kedua makanan tersebut.
”Lebih-lebih lempuk durian. Tidak terkecuali para istri duta besar dan menteri yang hadir. Bahkan para isteri duta besar dan menteri ini yang paling banyak bertanya tentang bagaimana proses pembuatan lempuk durian,” terang Ny Fauziah yang dalam kegiatan itu didampingi dua pengurus Dekranasda Bengkalis, yaitu Ny Hj Norma Rospian dan Ny Hj Ita Bustami.
Ketertarikan para isteri duta besar dan menteri itu, kata Ny Fauziah, disebabkan mereka hanya mengetahui bahwa lempuk yang paling lezat rasanya itu adalah lempuk durian dari Kabupaten Bengkalis.
Ditambahkan Fauziah yang dihubungi di kediaman resmi bupati Bengkalis, Kamis (15/3) kemarin, dalam pameran tersebut, Dekranasda Bengkalis membawa beberapa jenis manisan. Seperti, manisan kulit jeruk, terung asam, buah cermai, buah renda dan pepaya.
“Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Manisan dan lempuk yang dibawa, semuanya habis terjual pada saat pameran di Istana Bogor. Hal ini tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri,” tambah isteri bupati Bengkalis ini seraya mengatakan pameran itu diikuti dua provinsi, yaitu Riau dan Kalimantan Tengah.
Lebih jauh Fauziah mengatakan, dalam kegiatan yang juga merupakan ajang untuk promosi produk daerah, Dekranasda Bengkalis membawa puluhan paket manisan dan lempuk durian yang dibawa ke Istana Bogor untuk dipamerkan.
”Alhamdulillah, semuanya laku terjual. Tak satupun yang dibawa pulang ke Bengkalis. Begitu pula dengan produk-produk lain hasil para pengerajinan dari daerah ini yang kita bawa,” imbuhnya.Pilihan Redaksi
IndexMasuri Hadiri Pertemuan Presiden Prabowo dengan Seluruh Ketua KADIN Indonesia
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Fun Pingpong Competition Pererat Sinergi SKK Migas, EMP, dan PWI Riau
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Menteri Bappenas Apresiasi SIEXPO 2026, Bahas Masa Depan Industri Sawit
Kamis, 30 Juli 2026 - 22:05:45 Wib Ekonomi & Bisnis
Kolaborasi dan Sinergi PWI Riau-Sambu Group Perkuat Industri Kelapa
Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raup Rp30,7 Triliun, AI Dongkrak Trafik Data Central Sumatra 26%
Selasa, 28 Juli 2026 - 22:04:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Bukukan Laba Bersih Rp3,25T, Genjot AI dan Investasi 5G
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:56:00 Wib Ekonomi & Bisnis