Salah satu kendalanya adalah minimnya dana yang dianggarkan pemerintah pusat untuk memperbaiki jalan tersebut. Padahal jalan-jalan yang rusak itu umumnya merupakan jalan nasional.
Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Riau Lukman Abbas di Pekanbaru, Senin, mengatakan minimnya anggaran menyulitkan pihaknya melakukan pemeliharaan dan perbaikan terhadap jalan-jalan nasional di Riau.
Biaya untuk memelihara jalan secara teknis setiap kilometernya sekitar Rp14 juta hingga Rp21 juta, sementara itu anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah pusat hanya sekitar Rp8 juta," katanya.
Menurutnya selama ini pihaknya telah mengajukan permintaan tamnahan anggaran pemeliharaan jalan nasional, namun hingga kini belum ada respon positif dari pemerintah pusat.
Ia juga mengatakan anggaran tersebut tidak bisa dialokasikan dari APBD Riau, mengingt peruntukan anggaran pemerintah provinsi bukan untuk memperbaiki aset nasional.(Ad)
Perbaikan Jalan Rusak di Riau Jadi Terkendala
Kiki
Senin, 26 Maret 2007 - 10:45:25 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kerusakan jalan di Riau tampaknya akan terus menjadi "makanan" sehari-hari pengendara di daerah ini. Sebab upaya untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut akan terus berhadapan dengan kendala.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis