Diantaranya H Syahrial pedagang karpet bekas yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk Dumai. Menurut dia, sejak adanya larangan itu, dia bersama 10 orang pekerjaannya langsung jadi penganggur.
Ketika ditemui di Dumai belum lama ini, Syahrial mengatakan selama ini penjualan karpet bekas itu merupakan pekerjaan utamanya. "Saya dibantu oleh 10 pekerja yang juga menggantungkan hidup di usaha ini," ujarnya.
Dengan adanya larangan barang bekas masuk Dumai, praktis dia bersama 10 orang pekerjaan itu kehilangan pekerjaannya. "Kini kami tidak bisa bekerja lagi, karena karpet bekas juga tidak boleh masuk Dumai," tambahnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Bea dan Cukai Dumai, Syaifullah menyarankan kepada para pedagang barang bekas di Dumai untuk membuat sebuah koperasi. Melalui koperasi itu diajukan ke pemerintah pusat untuk memberikan izin secara resmi pengadaan barang bekas," jelasnya.
Sebab hanya melalui semacam lembaga yang berbadan hukum, pemerintah akan memberikan dispensasi untuk masuknya barang bekas eks luar negeri. "Makanya para pedagang secepatnya mendirikan koperasi," tegasnya lagi.(Ad)
Banyak Pedagang di Dumai Kehilangan Pekerjaan
Kiki
Ahad, 01 April 2007 - 04:44:45 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Adanya larangan masuk barang bekas eks luar negeri ke Dumai, berdampak sangat buruk bagi para pedagang barang bekas di kota itu. Kini banyak dari mereka kehilangan pekerjaan.
Pilihan Redaksi
IndexKadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Jarwansyah: Lelaki Yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi, MoU Disiapkan di Rapimprov
Senin, 21 September 2026 - 10:11:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang hingga Juli 2027
Ahad, 20 September 2026 - 15:00:34 Wib Ekonomi & Bisnis
APBN 2026 Tetap Kuat, Defisit Agustus Hanya 0,93% PDB
Ahad, 20 September 2026 - 14:44:35 Wib Ekonomi & Bisnis
Pertamina: 95 Persen SPBU Sudah Salurkan Biosolar B50
Ahad, 20 September 2026 - 10:36:25 Wib Ekonomi & Bisnis