Namun itu baru isyu yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Sementara pihak Disperindag Riau sendiri belum bisa memastikan kenapa harga minyak goreng saat ini terus melambung.
Upaya dari pihak Disperindag untuk menormalkan kembali harga minyak goreng tersebut juga belum terlihat. Sementara masyarakat terus mengeluh dan menjerit akibat terus melambungnya harga komoditi tersebut.
Bahkan tidak hanya ibu-ibu rumah tangga saja yang mengeluh, para pedagang goreng-gorengan juga banyak yang menutup usahanya. "Kami tidak bisa berdagang karena harga minyak goreng makin tinggi," ujar Ny Nursiah, pedagang goreng di Tanjung Rhu.
Menurut dia, beberapa hari lalu dia memang pernah mencoba menaikkan harga jual goreng-gorengannya, tapi ternyata justru dia merugi karena tidak ada pembeli. "Dari pada rugi, saya tutup dulu usaha ini," ungkapnya.
Dia memang sangat berharap adanya usaha pemerintah untuk kembali menormalkan harga minyak goreng. "Kalau harganya seperti ini, sudah pasti usaha goreng-gorengan akan banyak tutup," tambahnya.(Ad)
Kelangkaan Minyak Goreng Diduga Akibat Diseludupkan ke Luar Negeri
Kiki
Ahad, 06 Mei 2007 - 12:35:26 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sampai saat ini harga minyak goreng di Pekanbaru masih melambung sebagai dampak langkanya komoditi tersebut. Kelangkaan minyak goreng tersebut diduga akibat diselundupkan ke luar negeri.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis