PEKANBARU (RiauInfo) - Dua anggota DPRD Riau yakni Ketua Komisi B DPRD Riau, Ruspan Aman dan Anggota Komisi C, Abu Bakar Sidik langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Masjid Daarul Abrar yang rusak parah tersebut. Pasalnya, mereka meminta pertanggungjawaban dari pihak kontraktor (PT Peligon) dan Dinas Kimpraswil selaku pengembang.
"Memang, setelah melihat langsung kita sangat menyesalkan hal yang didepan mata terjadi seperti ini. Padahal pengunaannya belum sampai dua bulan. Kok, masjid tidak bisa digunakan lagi," ungkap Ruspan Aman didampingi Abu Bakar Sidik kepada RiauInfo di Masjid Daarul Abrar, Jumat (26/10).
Menurut Ruspan, selain masjid tidak bisa digunakan karena rusak parah. Dan ditambah lagi dengan aliran parit masjid tersebut tidak ada ujung pangkalnya (alias tersumbat dengan pagar DPRD Riau). "Ini bukan proyek main-mainan. Untuk itu saya minta hal ini dapat diperbaiki secepatnya. Jangan dibiarkan rusaknya semakin parah," cetus Ruspan Aman.
Sementara itu, Abu Bakar Sidik menambahkan, bahwa dirinya menghimbau kepada pihak Kontraktor dan Dinas Kimpraswil untuk dapat mempertanggungjawaban kerusakan masjid tersebut. "Saya sangat prihatin
melihat kondisi masjid yang megah ini tak dapat digunakan semestinya. Hebat, kejadian ini terjadi didepan mata kita. Mana sih tanggungjawab kontraktor," katanya.
Sudah seharusnyalah Dinas Kimpraswil harus proaktif dalam masalah ini. Jangan sampai Kimpraswil tinggal diam saja. Karena keadaan masjid makin lama makin tambah parah. "Saya menilai proyek ini tak sesuai dengan bestek. Untuk itu, kita akan mengelar pertemuan dengan pihak kontraktor dan Komisi C, terkait dengan rusaknya Masjid Daarul Abrar," tandasnya. (Dd)RUSAKNYA MASJID DAARUL ABRAR "Kimpraswil dan Kontrator Harus Tanggungjawab"
Kiki
Jumat, 26 Oktober 2007 - 08:41:14 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Dua anggota DPRD Riau yakni Ketua Komisi B DPRD Riau, Ruspan Aman dan Anggota Komisi C, Abu Bakar Sidik langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Masjid Daarul Abrar yang rusak parah tersebut. Pasalnya, mereka meminta pertanggungjawaban dari pihak kontraktor (PT Peligon) dan Dinas Kimpraswil selaku pengembang.
"Memang, setelah melihat langsung kita sangat menyesalkan hal yang didepan mata terjadi seperti ini. Padahal pengunaannya belum sampai dua bulan. Kok, masjid tidak bisa digunakan lagi," ungkap Ruspan Aman didampingi Abu Bakar Sidik kepada RiauInfo di Masjid Daarul Abrar, Jumat (26/10).
Menurut Ruspan, selain masjid tidak bisa digunakan karena rusak parah. Dan ditambah lagi dengan aliran parit masjid tersebut tidak ada ujung pangkalnya (alias tersumbat dengan pagar DPRD Riau). "Ini bukan proyek main-mainan. Untuk itu saya minta hal ini dapat diperbaiki secepatnya. Jangan dibiarkan rusaknya semakin parah," cetus Ruspan Aman.
Sementara itu, Abu Bakar Sidik menambahkan, bahwa dirinya menghimbau kepada pihak Kontraktor dan Dinas Kimpraswil untuk dapat mempertanggungjawaban kerusakan masjid tersebut. "Saya sangat prihatin
melihat kondisi masjid yang megah ini tak dapat digunakan semestinya. Hebat, kejadian ini terjadi didepan mata kita. Mana sih tanggungjawab kontraktor," katanya.
Sudah seharusnyalah Dinas Kimpraswil harus proaktif dalam masalah ini. Jangan sampai Kimpraswil tinggal diam saja. Karena keadaan masjid makin lama makin tambah parah. "Saya menilai proyek ini tak sesuai dengan bestek. Untuk itu, kita akan mengelar pertemuan dengan pihak kontraktor dan Komisi C, terkait dengan rusaknya Masjid Daarul Abrar," tandasnya. (Dd)Pilihan Redaksi
IndexPemerintah Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial
SMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Digitalisasi UMKM dan Kesiapan Nyata
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Pemerintah Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial
Sabtu, 07 Maret 2026 - 14:10:00 Wib Umum
Ustadz Abdul Somad Bakal Beri Tausiyah di Bukber PWI Riau, Raja Isyam: Momentum Perkuat Integritas
Jumat, 06 Maret 2026 - 21:18:32 Wib Umum
SMSI Riau dan DJP Gelar Pelatihan Coretax, Tingkatkan Kemandirian Pelaporan Pajak
Kamis, 05 Maret 2026 - 23:11:10 Wib Umum
Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
Ahad, 01 Maret 2026 - 19:15:00 Wib Umum