PEKANBARU (RiauInfo) - Tudingan anggota Dewan Panasihat Panitia Daerah FFI 2007, Eddy Achmad RM yan menyebutkan adanya konspirasi yang merugikan Riau terkait anggaran Rp 2 miliar untuk hak siaran SCTV, ternyata sempat membuat Ketua Penyelenggara FFI 2007, Deddy Mizwar, merasa pusing.
Dalam bincang-bincangnya dengan RiauInfo, Kamis malam (13/12) di Hotel Arya Duta Pekanbaru, sutradara Nagabonar Jadi 2 ini menegaskan pelaksanaan FFI 2007 ini bebas dari praktik korupsi. "Saya jamin itu. Bahkan jika ada pihak-pihak yang mencurigai pelaksana FFI ada bau-bau korupsi, silahkan bongkar saja dan umumkan," ujarnya.
Dengan nada tegas, Deddy Miswar menjamin tak akan ada praktik yang memalukan itu. "Saya mau menyelenggarakan FFI 2007 di Pekanbaru berdasarkan kerja profesional antara insan perfilman di pusat dan daerah Riau," ujar pemeran Bang Jek dalam sinetron religi 'Para Pencari Tuhan' ini lagi.
Deddy Mizwar juga mengaku pusing karena Eddy Achmad keberatan dengan keputusan panitia pusat yang membebankan biaya penyelenggaraan FFI 2007 di Pekanbaru yang totalnya mencapai Rp 8,9 miliar, ternyata sebesar Rp 7,2 miliar di antaranya ditanggung Pemerintah Daerah Riau.
Menurut Deddy Mizwar, semua penentuan anggaran, termasuk untuk siaran langsung FFI 2007 di SCTV, sejak awal sudah disetujui pemerintahan setempat. DPRD Riau juga sudah setuju.
"Kok baru sekarang Pak Eddy Achmad bicara begitu? Mestinya, sebagai anggota Dewan Penasihat Panitia FFI, dia bisa bertanya kepada pihak terkait di DPRD dan Pemerintah Daerah Riau. Begitulah akibatnya kalau jarang ikut rapat, akibatnya kurang mendapat informasi lalu menuding seolah-olah ada korupsi dalam penyelenggaraan FFI Pekanbaru. Tidak ada korupsi itu. Kami panitia pusat bahkan tidak memegang sama sekali uang tersebut," ujar Deddy lagi.(Ad)TERKAIT TUDINGAN EDDY ACHMAD RM Deddy Miswar Jamin FFI 2007 Bebas dari Praktik Korupsi
Kiki
Jumat, 14 Desember 2007 - 06:35:59 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Tudingan anggota Dewan Panasihat Panitia Daerah FFI 2007, Eddy Achmad RM yan menyebutkan adanya konspirasi yang merugikan Riau terkait anggaran Rp 2 miliar untuk hak siaran SCTV, ternyata sempat membuat Ketua Penyelenggara FFI 2007, Deddy Mizwar, merasa pusing.
Dalam bincang-bincangnya dengan RiauInfo, Kamis malam (13/12) di Hotel Arya Duta Pekanbaru, sutradara Nagabonar Jadi 2 ini menegaskan pelaksanaan FFI 2007 ini bebas dari praktik korupsi. "Saya jamin itu. Bahkan jika ada pihak-pihak yang mencurigai pelaksana FFI ada bau-bau korupsi, silahkan bongkar saja dan umumkan," ujarnya.
Dengan nada tegas, Deddy Miswar menjamin tak akan ada praktik yang memalukan itu. "Saya mau menyelenggarakan FFI 2007 di Pekanbaru berdasarkan kerja profesional antara insan perfilman di pusat dan daerah Riau," ujar pemeran Bang Jek dalam sinetron religi 'Para Pencari Tuhan' ini lagi.
Deddy Mizwar juga mengaku pusing karena Eddy Achmad keberatan dengan keputusan panitia pusat yang membebankan biaya penyelenggaraan FFI 2007 di Pekanbaru yang totalnya mencapai Rp 8,9 miliar, ternyata sebesar Rp 7,2 miliar di antaranya ditanggung Pemerintah Daerah Riau.
Menurut Deddy Mizwar, semua penentuan anggaran, termasuk untuk siaran langsung FFI 2007 di SCTV, sejak awal sudah disetujui pemerintahan setempat. DPRD Riau juga sudah setuju.
"Kok baru sekarang Pak Eddy Achmad bicara begitu? Mestinya, sebagai anggota Dewan Penasihat Panitia FFI, dia bisa bertanya kepada pihak terkait di DPRD dan Pemerintah Daerah Riau. Begitulah akibatnya kalau jarang ikut rapat, akibatnya kurang mendapat informasi lalu menuding seolah-olah ada korupsi dalam penyelenggaraan FFI Pekanbaru. Tidak ada korupsi itu. Kami panitia pusat bahkan tidak memegang sama sekali uang tersebut," ujar Deddy lagi.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Indosat Resmi Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Ini Daftar Peraih Mobil Listrik BYD hingga Samsung S25
Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44:27 Wib Umum
Bernostalgia Masa Jadi Wartawan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Terima Pengurus PWI Pusat dan Diundang ke HPN 2026
Rabu, 14 Januari 2026 - 05:08:00 Wib Umum
Bambang Pacul Puji Wartawan di Hadapan PWI: Pencerah Dunia Ketiga Setelah Matahari dan Rembulan
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:13:00 Wib Umum
Hasil Evaluasi Pelayanan Publik 2025: Pemprov Riau Sabet Predikat A-, Pelalawan Masih Perlu Berbenah di Posisi B-
Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:48:00 Wib Umum