PEKANBARU (RiauInfo) - Meski kios dan seluruh barangnya hangus jadi arang, namun tidak membuat para korban kebakaran di kawasan Pasar Bawah hanya berpangku tangan melihat puing-puing kiosnya. Sepanjang Minggu (27/1) mereka terlihat sibuk mengumpulkan besi-besi bekas yang tersisa di puing-puing kebakaran itu.
Terlihat secara gotong royong mereka memunguti besi-besi bekas itu, seperti seng-seng, kawat-kawat, kaleng-kaleng bekas, bahkan juga velg yang sudah menghitam kena bakar. Semua itu mereka kumpulkan dan kemudian membawanya dengan mobil pick up ke beberapa tempat pengumpulan.
Menurut mereka, besi-besi dan seng bekas itu masih punya nilai untuk dijual ke tempat penampungannya di Rumbai. "Lumayan juga bisa dijual untuk mendapatkan uang." ujar Mukhlis (31) salah seorang korban kebakaran kepada RiauInfo di lokasi kejadian.
Dia menyebutkan, untuk besi-besi dan seng-seng bekas itu akan dijual per kilo. Sedangkan velg bekas terbakar itu masih bisa dimanfaatkan. Velg itu nantinya akan diamplas lagi kemudian diproses sehingga akan terlihat baru kembali. "Lumayan juga, kalau terjual bisa menghasilkan uang," jelasnya.
Mukhlis belum bisa memastikan kapan akan membangun kiosnya lagi. Sebab tidak akan mudah membangun sendiri, karena selain memerlukan biaya juga harus ada izin dari pemerintah. "Tapi kalau pemerintah mengizinkan membangun kios lagi, saya pasti akan akan membangunnya secara bertahap," tambahnya.(Ad)Korban Kebakaran Kumpulkan Besi-Besi Bekas
Kiki
Ahad, 27 Januari 2008 - 05:55:08 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Meski kios dan seluruh barangnya hangus jadi arang, namun tidak membuat para korban kebakaran di kawasan Pasar Bawah hanya berpangku tangan melihat puing-puing kiosnya. Sepanjang Minggu (27/1) mereka terlihat sibuk mengumpulkan besi-besi bekas yang tersisa di puing-puing kebakaran itu.
Terlihat secara gotong royong mereka memunguti besi-besi bekas itu, seperti seng-seng, kawat-kawat, kaleng-kaleng bekas, bahkan juga velg yang sudah menghitam kena bakar. Semua itu mereka kumpulkan dan kemudian membawanya dengan mobil pick up ke beberapa tempat pengumpulan.
Menurut mereka, besi-besi dan seng bekas itu masih punya nilai untuk dijual ke tempat penampungannya di Rumbai. "Lumayan juga bisa dijual untuk mendapatkan uang." ujar Mukhlis (31) salah seorang korban kebakaran kepada RiauInfo di lokasi kejadian.
Dia menyebutkan, untuk besi-besi dan seng-seng bekas itu akan dijual per kilo. Sedangkan velg bekas terbakar itu masih bisa dimanfaatkan. Velg itu nantinya akan diamplas lagi kemudian diproses sehingga akan terlihat baru kembali. "Lumayan juga, kalau terjual bisa menghasilkan uang," jelasnya.
Mukhlis belum bisa memastikan kapan akan membangun kiosnya lagi. Sebab tidak akan mudah membangun sendiri, karena selain memerlukan biaya juga harus ada izin dari pemerintah. "Tapi kalau pemerintah mengizinkan membangun kios lagi, saya pasti akan akan membangunnya secara bertahap," tambahnya.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexHUT RI ke-81 di Kedungsari Meriah Bertabur Hadiah, Pemuda RW 02 Jadi Penggerak Kegiatan
Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Imigrasi Pekanbaru
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
HUT RI ke-81 di Kedungsari Meriah Bertabur Hadiah, Pemuda RW 02 Jadi Penggerak Kegiatan
Ahad, 23 Agustus 2026 - 10:16:00 Wib Umum
Menuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32:00 Wib Umum
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Senin, 17 Agustus 2026 - 16:31:00 Wib Umum