Jarak pandang yang sangat terbatas akibat tebalnya kabut asap di sepanjang perairan Sungai Siak, menyebabkan pelayaran jadi sangat rawan kecelakaan. Makanya hal ini membuat para nakhoda terpaksa mengurangi kecepatan kapal atau sppedboadnya.
Hal ini dilakukan Zainal Abidin, salah seorang nakhoda speedboad "Siak Wisata" yang mengambil trayek Pekanbaru - Siak. Menurut dia selama sepekan terakhir ini dia mengurangi kecepakatan speedboadnya saat membawa penumpang dari Pekanbaru-Siak dan juga sebaliknya.
Hal ini untuk menghindari tabrakan dengan kapal atau speedboad lain yang datang dari arah berlawanan karena jarak pandang sangat terbatas. "Karena kecepakatan dikurangi, akibatnya jarak Pekanbaru-Siak yang biasa bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam, kini menjadi 2 jam lebih," ujarnya Jumat (22/2).
Dia menyebutkan, kabut paling parah terjadi pada pagi dan sore hari. Sedangkan pada siang hari kabut asap agak menipis, namun begitu jarak pandang tetap terbatas. "Walau siang agak menipis, namun kecepatan speedboad tetap dikurangi," tambahnya.(Ad)
Kabut Asap Mulai Ganggu Pelayaran di Perairan Sungai Siak
Kiki
Jumat, 22 Februari 2008 - 13:27:46 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Kabut asap yang terus menyelimuti wilayah Riau dalam beberapa pekan terakhir ini mulai mengganggu pelayaran di Sungai Siak. Meski belum menimbulkan kecelakaan, namun kapal dan speedboad terpaksa mengurangi kecepatannya untuk menghindari kecelakaan.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan