Terkait Blok Siak, Chevron Hormati Keputusan Pemerintah
Kiki
Senin, 02 Desember 2013 - 09:24:52 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Meski merasa kecewa karena pemerintah tidak memperpanjang izin operasi di Blok Siak, namun PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) sangat menghormati keputusan pemerintah. Hal itu dikatakan Manager Komunikasi PT CPI, Tiva Permata dalam siaran pers yang diterima Jumat (29/11).
"Kami tetap menghormati keputusan pemerintah Indonesia itu," tegas Tiva lagi. Untuk itu PT CPI berkomitmen memastikan proses transisi yang aman dan efisien sebagai operator sementara Blok Siak.
Tiva menyebutkan, pihaknya bangga karena telah menerapkan teknologi, praktek-pratek dan sumber daya manusia kelas dunia dalam mengelola lapangan-lapangan tua di Blok Siak secara aman, handal dan efisien untuk kepentingan bangsa Indonesia.
PT CPI sudah mengelola Blok Siak sejak ditandatanganinya kontrak karya apada Septemver 1963. Kontrak ini kemudian berlanjut pada tahun 1991 samoai 27 November 2013. PT CPI sendiri telah menajukan permohonan perpanjangan kontrak di Blok Siak sejak 2010 lalu.
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah menunjuk PT Pertamina untuk mengelola Blok Siak, pasca berakhirnya kontrak PT CPI di blok tersebut pada 27 November lalu. Untuk sementara PT CPI masih diminta mengelolanya selama 6 bulan mendatang.
Blok Siak yang tahun 2012 lalu berproduksi 1.600 hingga 2.000 barel ini juga diminati pemerintah provinsi Riau. Saat ini Pemprov Riau sedang berjuang mendapatkan hal pengololaan Blok Siak dan berharap bisa bekerjasama dengan PT Pertamina.(ad)
Pilihan Redaksi
IndexIndosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Sengketa Informasi Disdik Riau Selesai Mediasi, Pemko Pekanbaru Lanjut Ajudikasi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis
AREBI Raih Mega Construction Award 2026 Melalui Inovasi Ekosistem Digital Properti
Senin, 08 Juni 2026 - 16:11:26 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Hadirkan SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan Teknologi AI
Senin, 08 Juni 2026 - 12:43:00 Wib Ekonomi & Bisnis