PEKANBARU (RiauInfo) - "Cinta akan kubawa mati". Itulah kira-kira prinsip yang dianut Sandi (26) warga Jalan Jati, Gang Damai, Senapelan, Pekanbaru. Makanya ketika kekasihnya menyatakan putus darinya, laki-laki inipun nekat bunuh diri dengan minum racun serangga.
Tapi untung saja nyawanya berhasil di selamatkan. Perbuatan yang dilakukan di kamar kosnya, Rabu (27) sekitar pukul 09.00 WIB tadi itu mulanya erjalan lancar. Tanpa diketahui orang lain, korban pun menenggak racun serangga yang telah disiapkannya untuk bunuh diri.
Ternyata baru habis setengah, korban merasa tidak sanggup menghabiskannya karena merasa tubuhnya sakit. Diapun keluar dari kamar kosnya dan minta pertolongan kepada Agus yang tinggal tidak jauh dari kamar kosnya itu.
Melihat itu Agus bersama teman-temannya langsung melarikan korban ke RSUD Arfin Achmad. Sesampainya di rumah sakit ini tim mdis sibuk memberikan cairan agar korban bisa muntah untuk mengeluarkan zat racun yang sudah terlanjur diminum.
Seperti dikisahkan Agus, perbutan Sandi ini bermula ketika ia merasa kecewa setelah diputuskan sang pacar bernama Devi (23), tanpa alasan yang jelas. "Korban memang cinta betul dengan pacarnya itu, makanya ketika diputuskan sepihak membuat Sandi panik," ujar Agus.
Sakit hati Sandi bertambah manakala dirinya mendengar dari temannya bahwa Devi sudah mempunyai pacar lagi. "Inilah yang membuat Sandi jadi nekat bunuh diri dengan minum racun. Untung saja dia bisa diselamatkan," tambah Agus lagi.(q)Diputus Kekasih, Karyawan SPBU Nekat Minum Racun
Kiki
Rabu, 02 Juli 2008 - 08:46:51 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - "Cinta akan kubawa mati". Itulah kira-kira prinsip yang dianut Sandi (26) warga Jalan Jati, Gang Damai, Senapelan, Pekanbaru. Makanya ketika kekasihnya menyatakan putus darinya, laki-laki inipun nekat bunuh diri dengan minum racun serangga.
Tapi untung saja nyawanya berhasil di selamatkan. Perbuatan yang dilakukan di kamar kosnya, Rabu (27) sekitar pukul 09.00 WIB tadi itu mulanya erjalan lancar. Tanpa diketahui orang lain, korban pun menenggak racun serangga yang telah disiapkannya untuk bunuh diri.
Ternyata baru habis setengah, korban merasa tidak sanggup menghabiskannya karena merasa tubuhnya sakit. Diapun keluar dari kamar kosnya dan minta pertolongan kepada Agus yang tinggal tidak jauh dari kamar kosnya itu.
Melihat itu Agus bersama teman-temannya langsung melarikan korban ke RSUD Arfin Achmad. Sesampainya di rumah sakit ini tim mdis sibuk memberikan cairan agar korban bisa muntah untuk mengeluarkan zat racun yang sudah terlanjur diminum.
Seperti dikisahkan Agus, perbutan Sandi ini bermula ketika ia merasa kecewa setelah diputuskan sang pacar bernama Devi (23), tanpa alasan yang jelas. "Korban memang cinta betul dengan pacarnya itu, makanya ketika diputuskan sepihak membuat Sandi panik," ujar Agus.
Sakit hati Sandi bertambah manakala dirinya mendengar dari temannya bahwa Devi sudah mempunyai pacar lagi. "Inilah yang membuat Sandi jadi nekat bunuh diri dengan minum racun. Untung saja dia bisa diselamatkan," tambah Agus lagi.(q)Pilihan Redaksi
IndexVerifikasi Barcode Atlet Porwanas XV Dimulai Agustus 2026
Rahasia UMKM Seroja Kampar Tingkatkan Omzet Jamur Tiram Lewat Pelatihan PHR
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Hukrim
Pedoman Baru Mahkamah Agung: Buru Pidana Pajak, Kerugian Negara Bisa Ditagih ke Ahli Waris
Sabtu, 09 Mei 2026 - 13:58:00 Wib Hukrim