Pemko Pekanbaru Akan Atur Keberadaan Pasar Modern dan Pasar Tradisional
Kiki
Kamis, 19 Desember 2013 - 15:29:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Pemerintah Kota Pekanbaru akan mengatur keberadaan Pasar Modern dan Pasar Tradisional di kota ini, sehingga akan terlihat lebih rapi dan tidak menganggu lingkungan. Hal itu dikatakan Asisten II Skretaris Kota (Setko) Pekanbaru, Dorman Johan, Kamis (19/12) di Pekanbaru.
Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pasar modern dan pasar tradisonal itu sudah disusun bahkan telah diekspos oleh tim penyusun yang melibatkan perguruan tinggi dan Kementerian Hukum dan HAM.
Ranperda itu tinggal diajukan ke DPRD Kota pekanbaru untuk dibahas dan disahkan. Dalam ranperda ini diatur bagaimana membangun pasar tradisional baik yang dibangun oleh masyarakat maupun pemerintah. Begitu pula halnya dengan pasar kanget yang akhir-akhirnya banyak muncul, akan ditata sebaik-baiknya.
Dia menyebutkan, pasar kangen ini sesungguhnya akan menjadi cikal bakal munculnya pasar tradisional. Karena itu keberadaannya nanti akan ditata sebaik mungkin. Bagi pasar kangen yang tidak memenuhi syarat akan ditertibkan, namun yang memenuhi syarat akan ditata.
Selain itu, jarak antara pasar modern dengan pasar tradisional juga akan diatur sedemikian rupa sehingga tidak jadi tumpang tindih. "Begitu pula halnya dengan jarak antara pasar dan toko modern minimal 500 meter," ungkapnya.
Bagaimana jika toko modern yang terlanjur berdiri di tempat yang tidak sesuai aturan sebelum perda terbit? Ada dua opsi diberikan, yakni mereka diberi dispensasi tetap berusaha karena berdiri sebelum perda terbit. opsi kedua, toko diberi waktu beroperasi untuk janga waktu tertentu dan setelah itu diminta pindah.(ar)
Pilihan Redaksi
IndexIndosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Sengketa Informasi Disdik Riau Selesai Mediasi, Pemko Pekanbaru Lanjut Ajudikasi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis
AREBI Raih Mega Construction Award 2026 Melalui Inovasi Ekosistem Digital Properti
Senin, 08 Juni 2026 - 16:11:26 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Hadirkan SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Manfaatkan Teknologi AI
Senin, 08 Juni 2026 - 12:43:00 Wib Ekonomi & Bisnis