PEKANBARU (RiauInfo) - Hujan yang turun hampir setiap hari di Pekanbaru beberapa hari terakhir ini membuat banjir kembali menghampiri Rumbai. Meski ketinggian air tidak begitu tinggi, namun cukup membuat sebagian masyarakat Rumbai terganggu aktivitasnya.
Dari pemantauan yang dilakukan RiauInfo, Senin (24/11) di Rumbai, terlihat hanya beberapa rumah saja yang dimasuki air. Sedangkan sebagian besar lainnya baru mencapai halaman saja. Namun demikian banjir cukup membuat warga repot, terutama untuk bepergian keluar rumah.Selain itu banjir juga telah menenggelamkan sejumlah gang dan jalan setapak di wilayah ini. Masyarakat yang akan melalui gang atau jalan itu harus menjinjing sepatu atau sandalnya, dan menaikkan rok atau celana panjangnya sampai di atas lutut kaki.
Ani, salah seorang warga yang setiap paginya harus bersekolah di SMK Negeri 1 Pekanbaru mengaku cukup sulit juga pergi sekolah dalam kondisi banjir ini. "Saya harus menjinjing sepatu dan mengangkat rok sampai di atas lutut," ungkapnya.
Namun dia merasa sedikit lega, karena dibandingkan kemaren, air yang menggenangi daerahnya sejak beberapa hari terahir ini telah mulai menyusut. "Kita berharap air semakin susut agar saya tidak susah lagi kalau akan berangkat ke sekolah," tambahnya.(Ad)
Banjir Kembali Hampiri Kawasan Rumbai
Kiki
Senin, 24 November 2008 - 08:16:02 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Hujan yang turun hampir setiap hari di Pekanbaru beberapa hari terakhir ini membuat banjir kembali menghampiri Rumbai. Meski ketinggian air tidak begitu tinggi, namun cukup membuat sebagian masyarakat Rumbai terganggu aktivitasnya.
Dari pemantauan yang dilakukan RiauInfo, Senin (24/11) di Rumbai, terlihat hanya beberapa rumah saja yang dimasuki air. Sedangkan sebagian besar lainnya baru mencapai halaman saja. Namun demikian banjir cukup membuat warga repot, terutama untuk bepergian keluar rumah.Selain itu banjir juga telah menenggelamkan sejumlah gang dan jalan setapak di wilayah ini. Masyarakat yang akan melalui gang atau jalan itu harus menjinjing sepatu atau sandalnya, dan menaikkan rok atau celana panjangnya sampai di atas lutut kaki.
Ani, salah seorang warga yang setiap paginya harus bersekolah di SMK Negeri 1 Pekanbaru mengaku cukup sulit juga pergi sekolah dalam kondisi banjir ini. "Saya harus menjinjing sepatu dan mengangkat rok sampai di atas lutut," ungkapnya.
Namun dia merasa sedikit lega, karena dibandingkan kemaren, air yang menggenangi daerahnya sejak beberapa hari terahir ini telah mulai menyusut. "Kita berharap air semakin susut agar saya tidak susah lagi kalau akan berangkat ke sekolah," tambahnya.(Ad)
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan