PEKANBARU (RiauInfo) - Jika anda menelusuri Jalan Hangtuah Pekanbaru, Anda akan menemukan di beberapa tempat terdapat beberapa tenda berjejer di pinggir jalan itu. Tapi jangan berpikir di tempat itu sedang ada anak-anak sekolah atau anak pramuka lagi berkemah.
Tenda warna warni yang dijejer di pinggir jalan itu hanya pajangan saja untuk menarik pembeli yang berminat membelinya. Disitu sudah ada penjualnya yang siap melayani pembeli tenda yang terdiri dari tiga jenis ukuran dengan harga yang berbeda pula.
Asep (22) salah seorang pedangan tenda mengaku sudah lebih sebulan mangkal di tempat ini menjajakan tendanya. Dia sengaja merantau dari Bandung ke Pekanbaru untuk mengais rejeki dengan menjual tenda. "Tenda ini saya bawa langsung dari Bandung," ungkapnya kepada RiauInfo, Minggu (30/11).
Dia menyebutkan selama di Pekanbaru sudah belasan tenda berhasil dijualnya. Kebanyakan yang laku tenda berukuran lebih kecil karena harganya lebih murah. "Tenda ukuran kecil harganya Rp 300 ribu, sedangkan yang paling besar harganya Rp 500 ribu," jelasnya.
Tapi harga itu, menurut dia, bukan harga mati, sebab masih bisa ditawar lagi. "Pokoknya asal tidak rugi, saya akan lepaskan tendanya walau keuntungannya kecil. Yang penting tenda yang saya bawa ke Pekanbaru bisa terjual semua," ujarnya.
Dia mengatakan, datang ke Pekanbaru hanya bermodalkan kenekatan dan keoptimisan. Nekat datang dengan modal pas-pasan hanya untuk menjual tenda. Namun dia tetap optimis barang dagangannya akan terjual, sebab dagangan seperti ini masih langka di kota ini.
Ketika ditanya berapa tenda terjual sehari, dia mengatakan tidak tentu. Kadang bisa terjual 5 tenda, kadang hanya 2 tenda. "Tergantung nasib, kalau lagi bernasib baik bisa terjual banyak. Tapi kalau nasib lagi buruk kadang bisa tak terjual sama sekali," jelasnya.(ad)PENJUAL TENDA PINGGIRAN JALAN Dari Bandung ke Pekanbaru Bermodal Kenekatan dan Keoptimisme
Kiki
Ahad, 30 November 2008 - 09:20:29 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Jika anda menelusuri Jalan Hangtuah Pekanbaru, Anda akan menemukan di beberapa tempat terdapat beberapa tenda berjejer di pinggir jalan itu. Tapi jangan berpikir di tempat itu sedang ada anak-anak sekolah atau anak pramuka lagi berkemah.
Tenda warna warni yang dijejer di pinggir jalan itu hanya pajangan saja untuk menarik pembeli yang berminat membelinya. Disitu sudah ada penjualnya yang siap melayani pembeli tenda yang terdiri dari tiga jenis ukuran dengan harga yang berbeda pula.
Asep (22) salah seorang pedangan tenda mengaku sudah lebih sebulan mangkal di tempat ini menjajakan tendanya. Dia sengaja merantau dari Bandung ke Pekanbaru untuk mengais rejeki dengan menjual tenda. "Tenda ini saya bawa langsung dari Bandung," ungkapnya kepada RiauInfo, Minggu (30/11).
Dia menyebutkan selama di Pekanbaru sudah belasan tenda berhasil dijualnya. Kebanyakan yang laku tenda berukuran lebih kecil karena harganya lebih murah. "Tenda ukuran kecil harganya Rp 300 ribu, sedangkan yang paling besar harganya Rp 500 ribu," jelasnya.
Tapi harga itu, menurut dia, bukan harga mati, sebab masih bisa ditawar lagi. "Pokoknya asal tidak rugi, saya akan lepaskan tendanya walau keuntungannya kecil. Yang penting tenda yang saya bawa ke Pekanbaru bisa terjual semua," ujarnya.
Dia mengatakan, datang ke Pekanbaru hanya bermodalkan kenekatan dan keoptimisan. Nekat datang dengan modal pas-pasan hanya untuk menjual tenda. Namun dia tetap optimis barang dagangannya akan terjual, sebab dagangan seperti ini masih langka di kota ini.
Ketika ditanya berapa tenda terjual sehari, dia mengatakan tidak tentu. Kadang bisa terjual 5 tenda, kadang hanya 2 tenda. "Tergantung nasib, kalau lagi bernasib baik bisa terjual banyak. Tapi kalau nasib lagi buruk kadang bisa tak terjual sama sekali," jelasnya.(ad)Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis