Keterangan yang diperoleh RiauInfo, Selasa (4/8) di sejumlah toko bangunan di Pekanbaru diketahui, kesulitan mendapatkan harga semen ini sudah dirasakan sejak sepekan terakhir. Semen yang masuk ke Pekanbaru sangat sedikit sehingga terpaksa dijatah ke pengecer.
"Toko saja saja dalam dua hari ini cuma dapat jatah 20 zak semen," ungkap Heri (31) pemilik Toko Bangunan Pilar Perkasa di Jalan Hangtuah, Pekanbaru. Dia mengatakan jatah semen yang didapatkannya itu sangat kecil dibandingkan permintaan.
Dia menyebutkan kenaikan harga semen sampai Rp60 ribu per zak itu memang sudah terjadi sejak dari Padang. "Jadi bukan karena langka lantas harganya naik, tapi memang terjadi sejak dari Padang," ungkap Heri lagi.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Gono, pemilik toko bangunan di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru. Dia membenarkan pasokan semen di Pekanbaru mengalami kelangkaan sejak beberapa hari. Selain langka harganya juga melambung tinggi, dari semula Rp50 ribu kini menjadi Rp60 ribu.(ad)
Pasokan Tersendat, Harga Semen di Pekanbaru Melambung
Kiki
Selasa, 04 Agustus 2009 - 07:19:39 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Dalam sepekan terakhir ini pasokan Semen Padang di Pekanbaru tersendat. Akibatnya selain semen langka, harganya juga melambung tinggi. Harga Semen Padang saat ini di tingkat pengecer sudah mencapai Rp60 ribu per zak.
Pilihan Redaksi
IndexSMSI Riau Bongkar Strategi Bertahan Media di Era AI dan Media Sosial
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini Cek di Blibli
Kamis, 18 Juni 2026 - 09:59:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Gandeng Adobe dan Kemenekraf, Indosat Siap Cetak Kreator Digital Berbasis AI
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:13:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:18:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Selasa, 09 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Ekonomi & Bisnis