"Titik api mulai berkurang dibanding kemarin. Data satelit NOAA hanya merekam sebanyak 5 titik api di Riau. Dimana 2 titik api berada di daerah Kabupaten Pelalawan dan 3 titik api lagi berada di daerah Kabupaten Inderagiri Hulu,"ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Philip Mustamo mendampingi Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dologsaribu di Pekanbaru.
Sementara itu, staf analisa Warih menyatakan, berdasar hasil pencitraan satelit, umumnya arah angin bertiup dari Tenggara ke Barat Daya. Kecepatan angin di Riau rata-rata 5 hingga 25 kilometer per jam. Sedangkan peluang hujan juga masih relatif minim di Riau. Sehingga BMKG menilai peluang pertumbuhan kebakran hutan dan lahan masih luas terjadi.(Surya)
Tinggal Dua Daerah Riau Korban Titik Api
Kiki
Rabu, 05 Agustus 2009 - 11:03:37 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Data wilayah Riau yang menjadi korban kebakaran hutan dan lahan kian menciut, Rabu (5/8/09) ini. Berdasar satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, titik kebakaran hutan dan lahan hanya tersebar di dua daerah Provinsi Riau hari ini.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan