Untuk puasa hari pertama ini, umumnya pedagang minuman yang mangkal di banyak tempat di Pekanbaru mengalami rugi, karena dagangannya tidak banyak terjual. Bahkan ada pedagang minuman buah tidak berhasil menjual satu gelaspun minumannya.
"Cuara mendung yang juga gerimis membuat dagangan kami hari ini tidak laku terjual," ungkap Ambo (38) salah seorang pedagang minuman cendol yang mangkal di Pasar Sail Pekanbaru. Dia mengatakan hari ini hanya bisa menjual sekitar 10 gelas minumannya.
Hal yang sama juga dialami Anwar (47), pedagang minuman kelapa muda yang mangkal di Pasar Limapuluh Pekanbaru. Dia menyebutkan hari ini hanya mendapatkan uang hasil jual belinya sebanyak Rp15 ribu. Padahal untuk usahanya ini dia telah mengeluarkan modal sebesar Rp75 ribu.
Nasib yang dialami Bakar (42) lebih parah lagi. Pedagang yang mangkal di Jalan Sudirman ini bahkan tidak melakukan jual beli sama sekali. "Sebab tidak ada calon pembeli datang ke sini. Akhirnya saya bawa kembali dagangan saya ke rumah," jelasnya.(ad)
Cuaca Mendung dan Gerimis, Pedagang Minuman Merugi
Kiki
Sabtu, 22 Agustus 2009 - 16:12:44 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Cuaca mendung dan gerimis yang mengiringi puasa hari pertama di Pekanbaru, Sabtu (22/8) membuat umat Islam yang menunaikan puasa tidak merasakan dahaga. Ini berdampak terhadap para pedagang minuman berbuka puasa di Pekanbaru.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan