Dengan jumlah 16 juta liter solar tersebut, PLN Wilayah Riau memastikan biaya operasional PLTD mencapai Rp.112 miliar setiap bulan, dengan asumsi harga solar Rp.7.000/liternya. Namun PLTD terbanyak berada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Sementara itu, jumlah penjualan listrik dari 657 ribuan pelanggan PLN Riau-Kepri hanya mencapai Rp.120 miliar rupiah setiap bulannya. Meski terdapat margin sekitr Rp.8 milir, namun PLN Riau-Kepri tetap menyatakan mengalami kerugian dengan beberapa biaya operasional karyawan dan lainnya. Sehingga PLN Riau masih menerima subsidi dari pemerintah melalui APBN.
Kepala Bagian Humas Kanwil PLN Riau-Kepri Delvis Bustami menyatakan hal tersebut kepada RiauInfo, Selasa (8/9/09) ini di Pekanbaru. Namun Delvis mengatakan, jumlah subsidi bagi PLN hanya diketahui dari pemerintah pusat.(Surya)
16 Juta Liter Solar Perbulan Bagi PLTD di Riau
Kiki
Selasa, 08 September 2009 - 08:06:30 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Riau-Kepri mengaku mengalami kerugian dengan operasional 360 lebih Pembangkit Listrik Tenaga Diesal setiap bulannya. Operasional PLTD yang tersebar di Riau dan Kepri ini menelan solar sebanyak 16 juta liter sebulan!
Pilihan Redaksi
IndexMenuju 70 Tahun Astra: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Teras Kopi Pekanbaru Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba 17 Agustus
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
UGM-Indosat-NVIDIA Resmi Buka Pusat Teknologi AI Pertama Indonesia
Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Walikota Pekanbaru: SIEXPO 2026 Perkuat Industri Sawit dan UMKM
Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:09:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Infrastruktur AI Terbesar Asia-Pasifik
Jumat, 07 Agustus 2026 - 13:49:00 Wib Ekonomi & Bisnis
Plt Gubernur Riau Buka SIEXPO 2026, Dorong Investasi dan Teknologi Sawit
Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:20:00 Wib Ekonomi & Bisnis