Kenaikan harga disebabkan sembako itu harus diangkut dari Sumbar ke Riau melalui jalur alternatif via Kiliran Jao yang jarak tempuhnya cukup jauh. Akibatnya biaya angkutannya menjadi makin besar, sehingga enaikan tersebut dikenakan pada harga sembako.
"Tapi sejauh ini dari hasil pemantauan kami, kenaikan harga sembako yang terjadi saat ini masih dalam batas-batas yang wajar," ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Riau, Hamsani Rahman kepada wartawan di Pekanbaru.
Dia menyebutkan, meski harganya sedikit melonjak, namun stok sembako di Riau masih dalam kondisi stabil. Keterlambatan pengangkutan tersebut tidak mempengaruhi stoknya di Pekanbaru, terutama i kota Pekanbaru.
Disebutkannya lagi, kenaikan harga sembako saat ini sebesarnya bukan hanya disebabkan oleh bencana longsor itu saja, tapi juga disebabkan bertepatan dengan puasa dan jelang lebaran. "Hal-hal inilah yang membuat harga sembako melonjak," tambahnya.(ad)
Kenaikan Harga Sembako Masih Kategori Wajar
Kiki
Rabu, 09 September 2009 - 03:40:49 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Putusnya hubungan darat Riau-Sumbar akibat bencana longsor telah membuat harga sembako di Riau, khususnya Pekanbaru mengalami lonjakan. Namun lonjakan harga tersebut masih dalam batas wajar.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis