Permintaan uang sebesar itu hanya untuk lima hari, yakni dari Senin (31/9) hingga Jumat(4/9) lalu. Jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, maka lonjakan permintaan uang ke KBI tersebut mencapai 3 kali lipat atau naik sebesar 300 persen.
"Meningkatnya permintaan uang dari masyarakat ini menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk lebaran. Begitu pula bagi pelku usaha membutuhkan dana tunainya meningkat," ungkap Deputi KBI Pekanbaru, Muhammad Nazir di Pekanbaru.
Untuk menghadapi semakin tingginya permintaan uang tunai, pihaknya akan meminta pengiriman uang dari KBI Padang sebesar Rp900 miliar. "Meski sebenarnya stok di KBI Pekanbaru masih mencukupi, namun hal ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi," jelasnya.
Dia menyebutkan, pihaknya perlu berjaga-jaga kalau permintaannya nanti akan terus meningkat. Tapi yang jelas berapapun permintan dari masyarakat, pasti akan terpenuhi. Sebab jika dari KBI Padang kurang, pihak akan minta lagi ke KBI Medan.(ad)
Permintaan Uang Tunai di KBI Pekanbaru Melonjak
Kiki
Rabu, 09 September 2009 - 05:27:24 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Permintaan uang tunai di Kantor Bank Indonesia (KBI) Pekanbaru mengalami lonjakan sangat tinggi akhir-akhir ini. Hanya dalam pekan pertama bulan September ini saja uang keluar (outflow) dari KBI telah mencapai Rp1,8 triliun.
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Ekonomi & Bisnis
Trafik Data Melonjak Double Digit, Indosat Sukses Jaga Keandalan Jaringan Selama Periode Tahun Baru
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:51:16 Wib Ekonomi & Bisnis
Jelang Nataru, Indosat Sumatra Optimalkan Jaringan di 123 Titik Prioritas Antisipasi Lonjakan Trafik 27%
Jumat, 19 Desember 2025 - 05:59:20 Wib Ekonomi & Bisnis
Kopi Arabika Garut Tembus Pasar Eropa dan Dubai, Pendapatan Petani Melambung Berkat Program Astra
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:29:05 Wib Ekonomi & Bisnis
Indosat Raih Penghargaan Bergengsi Fortune Best Companies to Work For 2025 Asia Tenggara, Jadi Satu-satunya Telco RI
Jumat, 12 Desember 2025 - 06:32:17 Wib Ekonomi & Bisnis