Kepala Dinas Perternakan Riau Patrianov menyatakan, kemungkinan terbesar kematian unggas secara massal tersebut didukung oleh cuaca hujan dan kelembaban udara pada musim hujan di Riau.
Dimana, firus flu burung dinilai akan cepat dan mudah berkembang pada keadaan udara dingin. Selain itu, kondisi ternak unggas pada cuaca hujan juga menurun dan rawan terkena penyakit. Sehingga keadaan tersebut dinilai akan membaik jika musim hujan berkurang. Disnak Riau menghimbau masyarakat tidak cemas dan segera melakukan pencegahan dengan melaporkan pada petugas jika ada kematian unggas di lingkungan mereka.(Surya)
500 Unggas Mati Dalam 15 Hari
Kiki
Kamis, 14 Januari 2010 - 13:12:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sedikitnya tercatat sebanyak 500 ekor unggas mati akibat terserang virus flu burung dalam 15 hari pertama pada 2010 ini di Riau. Keadaan ini menjadi catatan serius bagi Dinas Perternakan Provinsi Riau. Meski belum terdapat korban manusia, Dinas Perternakan Riau tetap melakukan tanggap terhadap flu burung tersebut,
Pilihan Redaksi
IndexPemanfaatan Teknologi Fingerprint untuk Absensi Karyawan
Pengaruh Gamifikasi Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis 27 November 2025: Waspada Potensi Hujan di Tengah Bencana Provinsi Tetangga
Rabu, 26 November 2025 - 20:00:11 Wib Lingkungan
Hari ini Langit Cerah, Potensi Hujan Ringan, dan Suasana Kota yang Dinamis
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:49:45 Wib Lingkungan
Raih CSR Award Bengkalis, PHR Dinilai Sukses Jaga Ekosistem dan Antisipasi Konflik Gajah-Manusia
Kamis, 09 November 2023 - 16:53:57 Wib Lingkungan
Jumat, PWI Riau-KLHK Gelar "Ngobrol Pintar" Bahas Masalah Perhutanan Sosial
Kamis, 26 Oktober 2023 - 07:46:26 Wib Lingkungan