Kepala Dinas Perternakan Riau Patrianov menyatakan, kemungkinan terbesar kematian unggas secara massal tersebut didukung oleh cuaca hujan dan kelembaban udara pada musim hujan di Riau.
Dimana, firus flu burung dinilai akan cepat dan mudah berkembang pada keadaan udara dingin. Selain itu, kondisi ternak unggas pada cuaca hujan juga menurun dan rawan terkena penyakit. Sehingga keadaan tersebut dinilai akan membaik jika musim hujan berkurang. Disnak Riau menghimbau masyarakat tidak cemas dan segera melakukan pencegahan dengan melaporkan pada petugas jika ada kematian unggas di lingkungan mereka.(Surya)
500 Unggas Mati Dalam 15 Hari
Kiki
Kamis, 14 Januari 2010 - 13:12:12 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Sedikitnya tercatat sebanyak 500 ekor unggas mati akibat terserang virus flu burung dalam 15 hari pertama pada 2010 ini di Riau. Keadaan ini menjadi catatan serius bagi Dinas Perternakan Provinsi Riau. Meski belum terdapat korban manusia, Dinas Perternakan Riau tetap melakukan tanggap terhadap flu burung tersebut,
Pilihan Redaksi
IndexPWI Kepri Dilantik Ulang, Akhmad Munir Ingatkan “DNA Pejuang” di Era AI
Fikri Fardhian Pimpin Corporate Communication PHR, Kunjungi PWI Riau
Aza El Munadiyan: Regulasi Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era AI
Woro Indah Bongkar Tantangan Jurnalisme di Tengah Gempuran AI
AI Ubah Wajah Jurnalisme, Syahrul Aidi Dorong Regulasi Baru
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
PT Arara Abadi dan IKPP Padamkan Karhutla Dekat SMAN 2 Tualang Siak
Kamis, 10 September 2026 - 13:52:54 Wib Lingkungan
Basuki Hadimuljono: Pengendalian Karhutla Nusantara Butuh Kolaborasi
Ahad, 06 September 2026 - 09:10:00 Wib Lingkungan
El Niño Sangat Kuat, WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 September 2026 - 05:56:00 Wib Lingkungan
Cuaca Riau 29 Agustus: Pekanbaru Masih Diselimuti Udara Kabur Berkabut
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53:00 Wib Lingkungan